Share

Gelar Ijtima Komisi Fatwa Se-Indonesia, MUI Bakal Bahas soal Khilafah hingga Pinjol

Tim Okezone, Okezone · Senin 08 November 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 337 2498656 gelar-ijtima-komisi-fatwa-se-indonesia-mui-bakal-bahas-soal-khilafah-hingga-pinjol-1im3GGajqI.jpg Ketua MUI Asrorun Niam. (Foto : Ist)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke-VII di Hotel Sultan, Jakarta, pada Selasa-Kamis (9-11/11/2021). Kegiatan ini akan membahas berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan dalam perspektif keagamaan.

Ketua MUI Asrorun Niam Sholeh yang juga Ketua Panitia Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia menjelaskan, agenda Ijtima kali ini akan membahas pelbagai persoalan strategis kebangsaan, masalah fikih kontemporer, serta masalah hukum dan perundangan-undangan.

"Dalam forum ini akan dibahas masalah strategis kebangsaan di antaranya tentang dhawabith dan kriteria penodaan agama, jihad dan khilafah dalam bingkai NKRI, panduan pemilu yang Lebih maslahat, distribusi lahan untuk pemerataan dan kemaslahatan, dan masalah perpajakan," kata Asrorun kepada wartawan, Senin (8/11/2021).

Niam melanjutkan, Ijtima yang bertema "Optimalisasi Fatwa untuk Kemaslahatan Bangsa" juga akan membahas hukum pernikahan online. "Masalah lain yang ibahas adalah masalah fikih kontemporer seperti nikah online,  cryptocurrency, pinjaman online, transplantasi rahim, zakat perusahaan, penyaluran dana zakat dalam bentuk qardh hasan, dan zakat saham," tuturnya.

Untuk masalah hukum dan perundang-undangan, Ijtima akan membahas tinjauan atas RUU Minuman Beralkohol, tinjauan atas RKUHP terkait perzinaan, dan tinjauan atas Peraturan Tata Kelola Sertifikasi Halal.

Baca Juga : Sholat Kembali Normal, MUI Minta Tetap Jalankan Prokes dan Bawa Sajadah Sendiri

Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), diikuti 700 ulama fatwa se-Indonesia. Acara dilaksanakan secara hybrid, kombinasi peserta luring di hotel Sultan Jakarta sejumlah 250 orang dan secara daring.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini