Share

Deretan Kasus Penculikan Anak, Nomor 3 Korban Dijadikan Hadiah

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Senin 08 November 2021 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 337 2498217 deretan-kasus-penculikan-anak-nomor-3-korban-dijadikan-hadiah-I6UFLb5bVt.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kasus penculikan merupakan salah satu tindak kejahatan yang sering terjadi. Salah satu target yang paling rentan mengalami penculikan adalah anak-anak.

Banyak motif yang dapat melatarbelakangi terjadinya penculikan anak. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa kasus penculikan anak yang terjadi belakangan;

1. Penculikan Anak di Bandung

Kasus penculikan terjadi pada Jumat (24/9/2021). Korban penculikan adalah seorang anak berusia 5 tahun berinisial RMZ. Menurut sumber, pelaku dengan ayah korban sudah kenal selama 2 tahun melalui media sosial.

Saat itu, pelaku datang ke Bandung dan mengajak korban jalan-jalan. Mereka berenang di kolam renang sebuah hotel di Jalan Peta, Kota Bandung. Karena tidak pulang setelah pukul 18.00 WIB, ayah korban berinisiatif untuk menghubungi pelaku.

Baca juga: Bocah 4 Tahun Diduga Diculik di Perkemahan, Polisi Imingi Hadiah Rp10 Miliar

Sesuai instruksi, ayah korban kemudian datang untuk menjemput korban di depan RS Sentosa, Kota Bandung. Namun, setelah sampai di lokasi, pelaku dan korban tidak ada.

Nomor pelaku juga sudah tidak bisa dihubungi. Ayah korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi, yang kemudian menemukan pelaku dan korban telah pergi ke Surabaya menggunakan bus. Pelaku akhirnya ditemukan pada Selasa (4/10/2021).

Baca juga: Bocah SD Nyaris Diculik, Berhasil Kabur saat Penculik Asyik Main Ponsel

Setelah dimintai keterangan, si pelaku mengaku bahwa motifnya menculik korban adalah karena sayang dan ingin memiliki anak.

2. Culik Anak Tukar Beras

Seorang anak berinisial MAR (10) menjadi korban penculikan dan penipuan di Makassar pada Selasa (7/9/2021). Korban dilaporkan dibawa oleh pria yang tidak dikenal menggunakan motor dari rumahnya sekitar Jalan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar.

Pelaku kemudian membawa korban ke sebuah toko kelontong dan meninggalkan korban di sana setelah membawa kabur 3 karung beras berukuran 45 kg.

Penjaga warung yang berinisial R mengatakan bahwa pelaku beralasan lupa membawa uang dan menitipkan anak tersebut di warungnya untuk mengambil uang yang tertinggal. Namun, pelaku tidak kunjung kembali. Korban yang menangis mengatakan bahwa Ia dijanjikan akan diberi uang sebesar Rp 15 ribu.

Baca juga: Aksi Penculikan Bocah 5 Tahun Terekam CCTV

R kemudian memberitahukan informasi ini kepada apparat setempat. Beruntung korban ingat jalan pulang dan berhasil dipulangkan kepada orangtuanya.

3. ART Culik Anak Prajurit TNI

Anak seorang prajurit Kodam Jaya di Cililitan, Jakarta Timur, dilaporkan hilang karena diculik asisten rumah tangga (ART) yang berinisial S.

Baca juga: UNICEF: 1 Juta Anak Putus Sekolah Akibat Penculikan Massal dan Gangguan Keamanan

Pelaku membawa korban pergi dari rumah dan terlihat oleh CCTV melewati pos jaga Rusun Kodam Jaya pada pukul 08.45 WIB. Menurut sumber, korban yang berinisial DHH dikabarkan ditemukan pada Jumat (22/5/2021) di rumah pelaku di wilayah Indramayu Jawa Barat.

Pelaku mengaku bahwa motif yang membuatnya melakukan tindak penculikan tersebut adalah karena Ia hendak memberikan sang bayi kepada saudaranya yang tidak memiliki anak. Pelaku terancam dijerat dengan pasal 328 KUHP tentang penculikan. Dengan hukuman penjara maksimal selama 12 Tahun.

4. Guru Privat Culik Anak di Bandung

Seorang guru berinisial SA (24) diduga menculik seorang anak berusia 9 tahun berinisial KVJ dan membawanya kabur selama satu bulan. Pelaku yang bekerja sebagai guru privat itu terekam kamera pengawas saat menemui korban di sebuah rumah makan di Bandung.

Menurut sumber, kejadian tersebut berawal pada Selasa (15/12/2020). Korban dan orangtuanya menemui pelaku di sebuah rumah makan.

Kemudian, pelaku mengajak korban pergi berbelanja di toserba dan berjanji akan kembali setelah 2 jam. Namun, pelaku tidak memberi kejelasan apapun setelahnya.

Pihak kepolisian kemudian mengadakan penyelidikan dan menemukan pelaku dan korban berada di Medan, Sumatera Utara. Setelah berhasil ditangkap, diketahui bahwa motif pelaku melakukan tindakan tersebut adalah karena rasa sayang pada korban. Atas perbuatannya ini, pelaku diancam hukuman penjara minimal 7 tahun.

Baca juga: Polisi Tangkap Penculik yang Gadaikan Bocah dengan Beras

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini