Wapres: Pembangunan di Papua Harus Diharmoniskan antara Kesejahteraan dan Keamanan

Dita Angga R, Sindonews · Sabtu 06 November 2021 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 337 2497698 wapres-pembangunan-di-papua-harus-diharmoniskan-antara-kesejahteraan-dan-keamanan-QOnZyrYTOn.jpg Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: istimewa)

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan sinergi untuk mengakselerasi pembangunan di Papua. Sinergi dilakukan baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga masyarakat.

Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin mengungkapkan, bahwa pembangunan di Papua harus dapat menyelaraskan antara kesejahteraan dan keamanan.

“Karena itu pembangunan di Papua ini harus mengharmoniskan antara kesejahteraan dan keamanan,” katanya saat memberikan keterangan persnya usai melakukan kunjungan di Tugu MacArthur Jayapura, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga:  Prajurit TNI Perbaiki Jembatan yang Dirusak OTK di Yalimo Papua

Dia mengatakan, bahwa menyampaikan bahwa penyelarasan ini dapat dilakukan salah satunya dengan mendengarkan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat di Papua. Hal ini agar hasil yang dicapai nantinya realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kita ingin membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat, keinginan masyarakat, baik masyarakat adat juga masyarakat seluruhnya,” tuturnya.

 Baca juga:  Pasca-Pembakaran, Kemenhub Pastikan Bandar Udara Bilorai Aman Terkendali

Maruf mengungkapkan bahwa komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat di Papua telah dilakukannya. Dimana seusai menutup PON XX bulan lalu, Maruf sekaligus melakukan rapat koordinasi dengan mengikutsertakan tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama, dari kalangan pemuda, kalangan perempuan, berbagai klaster.

“Local champion dari berbagai klaster kita ajak berdialog untuk menyampaikan [pandangan], dan kita menghimpun pandangan-pandangan itu untuk kita jadikan program yang nanti realistis,” tambahnya.

Di sisi lain dia mengatakan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak akan berjalan lancar jika dari sisi keamanan masih mengkhawatirkan. Dia pun telah memerintahkan kepada Menkopolhukam untuk memimpin koordinasi terkait keamanan di Papua dengan Panglima TNI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan Mendagri agar langkah-langkah pengamanan di Papua dapat terintegrasi dengan baik.

“Tetapi betul pembangunan ini tidak akan bisa berjalan kalau keamanan tidak terkendali, tidak kondusif. Maka dari itu dua hal ini menjadi program yang terintegrasi,” ungkapnya.

Maruf beharap agar upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah terkait harmonisasi kesejahteraan dan keamanan di Papua dapat menyukseskan program akselerasi pembangunan. Selain itu juga dapat menghilangkan ketidakpuasan serta rasa tidak percaya yang mungkin terjadi di Papua terhadap pemerintah.

“Dengan demikian kita harapkan ini akan memberikan kepercayaan dari masyarakat Papua, dari tokoh-tokoh Papua baik tokoh pemerintahan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, ini terus kita lakukan dialog-dialog di dalam rangka menghilangkan ketidak puasan. Dengan ketidakpuasan itu sudah semakin tidak ada, semakin hilang, kita harapkan maka akan berpengaruh terhadap kondisi keamanan secara keseluruhan di Papua. Itu saya kira harapan dari pemerintah pusat,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini