Share

Banjir Bandang di Kota Batu, Wapres Maruf Langsung Telepon Mensos dan Walikota

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 05 November 2021 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 337 2497035 banjir-bandang-di-kota-batu-wapres-maruf-langsung-telepon-mensos-dan-walikota-ivrgK6lBU8.jpg Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: istimewa)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memantau perkembangan dan penanganan banjir bandang di Desa Sumber Brantas, dan Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang terjadi kemarin.

Semalam Wapres pun langsung menghubungi Menteri Sosial (Mensos), Tri Risma Harini dan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Baca juga: Banjir Bandang Kota Batu, Korban Meninggal Bertambah Menjadi 2 Orang

Saat melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Dewanti Rumpoko, Maruf menanyakan terkait kondisi di lokasi banjir bandang tersebut. Dia pun meminta agar dampak banjir bandang segera diatasi bersama Kementerian Sosial.

“Ya supaya (berkoordinasi dengan) Kementerian Sosial ya mengambil langkah langkah (penanganan). Mudah-mudahan tidak banyak korban dan supaya diatas,” kata Maruf dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Ini Cerita Kesaksian Korban Banjir Bandang di Kota Batu

Sementara itu, Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa banjir bandang terjadi karena hujan yang lebat.

"Ini memang karena hujannya lebat sekali hampir satu jam lebih dengan curah hujan yang sangat besar, yang kemudian membawa pohon-pohon yang sudah lama kering ada di hutan-hutan itu ke bawah, Bapak, sehingga menutupi jalan air yang itu jadi menimpa rumah-rumah penduduk," lapor Dewanti.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Terkait korban jiwa, Dewanti melaporkan hingga saat ini tiga orang penduduk lanjut usia (lansia) dinyatakan hilang.

"Yang hilang ada tiga orang yang lansia yang sudah sepuh-sepuh semua, Pak Wapres. Itu yang sekarang belum ketemu," ungkapnya.

Usai menghubungi Dewanti Rumpoko, Maruf juga berkomunikasi dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini untuk meminta laporan terkait bencana banjir yang terjadi di Indonesia.

Dalam percakapan tersebut, Wapres meminta Risma untuk sigap menangani banjir di Kota Batu, Jawa Timur dan Melawi, Kalimantan Barat.

“Tolong lokasi banjir untuk dapat ditangani dan terus dipantau,” tutur Maruf.

Risma pun menyatakan kesiapannya untuk menangani bencana yang terjadi dan akan melaporkan kondisi terkini apabila sudah mendapatkan perkembangan hasil dari lokasi banjir.

Selain banjir bandang di Kota Batu, pada kesempatan ini Risma juga melaporkan mengenai perkembangan penanganan bencana banjir di Jalan Sintang-Melawi, Kalimantan Barat yang terjadi pada Kamis (21/10/2021).

Risma juga melaporkan bahwa Kementerian Sosial telah mempersiapkan lumbung padi di Melawi untuk mengantisipasi ramalan potensi curah hujan tinggi dari BMKG. Dimana, diperkirakan intensitas hujan yang tinggi akan mencapai titik puncaknya pada Januari hingga Februari 2022.

“Ramalan BMKG itu kan parahnya [hujan] justru Januari sampai Februari Bapak. Sekarang ini kami siapkan lumbung padi sehingga nanti kalau ada banjir, jalannya putus, mereka masih bisa survive dengan lumbung,” pungkas Risma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini