Share

BMKG: Terjadi 18 Kali Gempa Susulan Pasca Gempa M5,9 di Maluku Utara

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 04 November 2021 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 337 2496542 bmkg-terjadi-18-kali-gempa-susulan-pasca-gempa-m5-9-di-maluku-utara-YXzBQdeQug.jpg Foto: istimewa

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi 18 kali gempa susulan pasca gempa utama dengan magnitudo (M) 5,9 dengan kekuatan update M5,7 di Pulau Seram, tepatnya pada 69 km Timur Laut Maluku Tengah dengan koordinat 2.81 Lintang Selatan (LS) dan 129.34 Bujur Timur (BT).

“Update aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Seram Utara M5,7, sudah sebanyak 18 kali dengan magnitudo terbesar 4.2,” ungkap Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikutip dari media sosial pribadinya, Kamis (4/11/2021).

Baca juga:  Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Maluku Tengah

Sebelumnya, BMKG melaporkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Seram Utara (North Seram Thrust ).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (Oblique Thrust Fault).

 Baca juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 2,6 Guncang Ambarawa

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Sawai V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), Wahai IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Ambon , Masohi dan Saparua III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Hingga saat ini, Daryono mengatakan dilaporkan ada dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan dan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Dilaporkan adanya dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa ini,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini