Share

BNPB Siapkan 6 Strategi Mitigasi Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 03 November 2021 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 337 2495872 bnpb-siapkan-6-strategi-mitigasi-hadapi-potensi-bencana-hidrometeorologi-akibat-la-nina-uN6vVpqmUU.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan telah menyiapkan mitigasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, juga tanah longsor dampak cuaca ekstrem akibat fenomena perubahan iklim La Nina.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak dari fenomena La Nina akan terjadi pada Januari-Februari 2022. Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan menghadapi potensi cuaca ekstrem akibat La Nina.

Menyikapi bencana hidrometeorologi basah ini, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito telah menghimbau semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Terlebih dalam merespons fenomena La Nina di tengah musim hujan, Ganip meminta BPBD untuk melakukan upaya-upaya antisipasi dampak La Nina.

Ganip juga memberikan enam arahan untuk mitigasi bencana hidrometeorologi akibat fenomena ini, yaitu pertama, melakukan apel kesiapsiagaan segenap personel dan perangkat di daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Kedua, pendampingan penyusunan rencana kontinjensi di provinsi-provinsi yang diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas dan curah hujan akibat La Nina,” kata Ganip dikutip dari keterangan resminya, Rabu (3/11/2021).

Ketiga, Ganip, mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan status siaga darurat jika diperlukan. “Keempat, melakukan giat kesiapsiagaan seperti konsolidasi relawan dan sosialisasi keluarga tangguh bencana di daerah provinsi, kabupaten dan kota,” katanya.

Kelima, memperkuat sistem peringatan dini berbasis masyarakat untuk keperluan kedaruratan dan evakuasi. “Dan keenam, memastikan jejaring komunikasi peringatan dini berbasis masyarakat dan komunitas berjalan baik pada saat diperlukan,” ungkap Ganip.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini