Share

4 Kasus Anak Telantarkan Orangtua, Ada yang Berjuang Hidup di Jalanan

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Selasa 02 November 2021 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 337 2495098 4-kasus-anak-telantarkan-orangtua-ada-yang-berjuang-hidup-di-jalanan-FwDIJ46xdj.jpg Trimah, ibu yang ditelantarkan 3 anaknya ke panti jompo. (Foto: Okezone.com/Avirista M)

JAKARTA - Sedih rasanya jika melihat orangtua ditelantarkan oleh anaknya sendiri. Keadaan itu membuat mereka harus tetap berjuang menghadapi kehidupan di masa tua. Padahal, masa tua diharapkan penuh ketenangan. Namun, sebagian orang justru tidak beruntung di masa tua lantaran harus berjuang hidup sendiri tanpa kasih sayang anak.

Berikut kasus penelantaran orang tua yang pernah viral:

1. Kasus Abah Yana

Abah Yana (70) asal Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, orangtua yang dibiarkan telantar oleh anak-anaknya di sebuah rumah kosong. Yana tinggal sendirian dan sehari-hari hanya bisa tergolek di sebuah alas tidur kecil yang lusuh.

Yana sudah tiga tahun tinggal menumpang di sebuah kamar kosong rumah tak terpakai di Kampung Tarikolot, Desa Citamba, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Tokoh masyarakat setempat beberapa kali berusaha membantu mempertemukan Yana dengan anak-anaknya, tetapi tidak membuahkan hasil. Kisah abah Yana sempat viral di media sosial pada April lalu. Kisahnya dibagikan di TikTok hingga banyak diunggah ulang di Instagram, salah satunya dibagikan akun @fakta.indo pada (29/9/2021).

2. Kakek Berusia 93 Hidup Sendiri di Jalanan

Sorang kakek berusia 93 tahun yang diduga berada di Makassar viral di media sosial. Kisahnya dibagikan di TikTok hingga banyak diunggah ulang di Instagram, salah satunya dibagikan akun @fakta.indo pada (29/9/2021).

Dalam video berdurasi 1 menit itu, memperlihatkan seorang pria yang tak sengaja melihat kakek-kakek sendirian di pinggir jalan. Ketika itu, pria tersebut tengah mengendarai mobil di tengah derasnya hujan. Melihat si kakek, ia kemudian berhenti.

Baca juga: Viral! Tinggalkan 4 Anak yang Masih Kecil, Pasutri Ini Meninggal Hampir Bersamaan

Awalnya kakek itu berjalan di tengah hujan yang sangat deras mengenakan jaket berwarna biru dan kopiah. Menggunakan sebuah tongkat untuk berjalan, ia bergegas mencari tempat berteduh.

"Kakek... kakek... Ngapain kakek di sini? Hujan, hujan. Kakek tinggal sama siapa?" tanya pria dalam video viral kepada kakek tersebut.

"Tidak ada, saya sendirian," jawab si kakek.

Kakek tersebut kemudian mengaku bahwa dirinya telah bertahun-tahun hidup di jalanan hingga kini usianya yang sudah renta. Ia ditelantarkan oleh anak dan keluarganya sendiri.

"Kakek ini sudah bertahun-tahun hidup sendirian ditinggal oleh anaknya. Terus nanti kakek tidur di mana?" tanya si pria lagi.

"Tidur di sini, tidur duduk di sini (pinggir jalan)," jawab sang kakek.

Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Di tengah malam berselimut dinginnya hujan itu, sang kakek mengaku belum makan.

Kakek yang tidak disebutkan namanya itu setiap harinya hanya bergantung dari belas kasih orang. Ditambah, kondisi kesehatannya yang tidak lagi prima membuatnya tidak bisa berbuat banyak untuk menghidupi dirinya sendiri di jalanan.

3. Kasus Kakek Slamet

Slamet, nama kakek yang lahir tahun 1920 itu, seharusnya hidup bahagia bersama dengan anak dan cucu-cucunya di massa tua. Keberadaan mereka tentu sangat diharapkan Slamet, mengingat usianya yang kian senja. Akan tetapi, kenyataan berbanding terbalik. Anak-anaknya tidak memperhatikan sang ayah dan lebih parahnya mereka menelantarkan begitu saja. Cerita pilu ini viral pada 2020.

Pria yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur ini dulunya pernah menikahi seorang wanita dan memiliki satu orang anak. Namun, nasib malang menimpa, anaknya meninggal dunia.

Kejadian itu membuat Slamet berpisah dengan istrinya. Selang beberapa waktu kemudian Slamet kemudian menikah lagi dengan seorang wanita dari kota Tuban, Jawa Timur. Sayangnya, dari pernikahan itu, keduanya tidak dikaruniai seorang anak. Kemudian, mereka memilih untuk mengadopsi dua anak yang dirawat dari umur 1 tahun dan 5 tahun.

Beberapa tahun berlalu, anak yang selama ini dirawat mulai meninggalkan ayah dan ibu angkatnya. Anak pertama memilih meninggalkan kedua orang tua angkatnya dan pergi bersama suaminya.

Sementara yang lainnya, akhirnya bertemu dengan orangtua aslinya dan ia pun memutuskan ikut dengan orangtua aslinya dan meninggalkan anaknya bersama orang tua angkatnya itu.

Hanya rumah kontrakan kecil sebagai tempat berlindung kakek Slamet, istri dan cucunya tersebut. Untuk menghidupi keluarganya, Slamet bekerja sebagai pengamen dengan berjalan menyusuri pasar.

Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, istri pak Slamet juga bekerja sebagai buruh cuci sedangkan ucunya bekerja di toko kecil dengan gaji yang pas-pasan. Hanya rumah kontrakan kecil lah sebagai tempat berlindung ayah dan beserta istri dan cucunya tersebut.

Untuk menghidupi keluarganya, Slamet bekerja sebagai pengamen dengan berjalan menyusuri pasar. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, istri pak Slamet juga bekerja sebagai buruh cuci. Dan juga cucunya juga bekerja di toko kecil dengan gaji yang pas-pasan.

4. Kasus Ibu Trimah

Baru-baru ini viral kasus seorang Ibu yang ditelantarkan oleh anaknya yang memilih menitipkan sang ibu di panti jompo. Kasih ibu kepada anak sepanjang masa tampaknya tak selalu berbuah manis. Merawat buah hati dari kecil hingga dewasa tidak menjamin seorang ibu akan diperlakukan dengan hal yang sama. Hal ini terjadi pada seorang ibu bernama Trimah, kisahnya sampai viral di sosial media.

Melansir dari postingan Instagram @soloinfo yang diunggah Jumat (29/10/2021), tampak seorang ibu yang mengenakan jilbab hitam tengah berada di ranjang sembari memegang roti yang hendak di makannya. Di samping foto ibu tersebut tertulis kalimat yang mengatakan sosok tersebut sudah tiba di panti jompo.

"Ibu Trimah sudah tiba di Griya Lansia, Kamis 28 Oktober 2021 dini hari," tulis akun tersebut.

Kemudian pada slide selanjutkan juga diperlihatkan sebuah surat pernyataan yang diduga dibuat oleh ketiga anak ibu Trimah. Trimah tampaknya sengaja dibuang oleh ketiga anaknya sendiri. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa ketiga anak Trimah sepakat untuk menyerahkan perawatan orang tuanya ke panti jompo. Ketiga anak ibu Trimah beralasan bahwa hal tersebut dilakukan lantaran tak bisa merawat karena kesibukan masing-masing.

Ibu Trimah yang kini berusia 65 tahun itu kondisinya memang sudah tak fit. Ibu yang dibuang sang anak ini tenyata sudah tidak bisa berjalan normal dan hanya bisa berjalan dengan merangkak.

"Ibu Trimah sudah tiba dini hari di Griya Lansia, semoga sehat dan kerasan. Ibu Trimah sudah tidak bisa berjalan normal, bisanya mbrangkang atau ngesot," tulis akun tersebut

Namun, pihak panti jompo tersebut, mengaku tetap akan merawat ibu Trimah sampai akhir hayatnya. "Demikianlah, semoga kita bisa memetik pelajaran. Kami dari GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH MALANG, menyatakan SIAP merawat mbah Trimah sampai tutup usia," tulis akun itu.

Unggah tersebut langsung menuai banyak respon dari netizen. Di kolom komentar, tak sedikit netizen menyayangkan sikap yang diambil ketiga anak ibu Trimah yang malah tak merawat ibu kandungnya sendiri.

"Yaallahh, hanya karna kesibukan dunia sampai tidak mau merawat orang tua yg telah membesarkannya," komentar @nurr_ai***ah.

"1 ibu bisa merawat 3 anak. Tapi 3 anaknya tidak dapat merawat 1 ibu," tulis @nyayu***.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini