Mahfud MD Sebut OPM Selalu Ambil Momentum untuk Cari Perhatian Luar Negeri

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 01 November 2021 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 337 2495007 mahfud-md-sebut-opm-selalu-ambil-momentum-untuk-cari-perhatian-luar-negeri-xBnmsGvJmz.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: istimewa)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyebut bahwa OPM Papua selalu mencari momentum untuk mendapatkan perhatian dari luar negeri. Hal itu dikatakan Mahfud terkait dengan adanya seruan gencatan senjata dan beberapa peristiwa belakangan ini di Papua.

"Kesan kami OPM itu selalu mengambil momentum untuk menarik perhatian luar negeri," kata Mahfud kepada wartawan, Jakarta, Senin (1/11/2021).

Baca juga:  Gerald Sokoy, Nakes yang Hilang di Kiwirok Masih Hidup dan Berada di Markas OPM

Apalagi, saat ini, kata Mahfud, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah ikut dalam kegiatan antar-negara di luar negeri.

"Saat ini Presiden sedang di luar negeri dan bertemu dengan tokoh G20. Nah OPM memanfaatkan momentum itu. Padahal di lembaga internasional yang resmi masalah separatisme Papua tidak pernah diagendakan. Dunia internasional melihat Papua seperti melihat daerah lain misalnya masalah penyelamatan lingkungan hidup dan kesejahteraan rakyat, bukan soal disintegrasi," papar Mahfud.

Baca juga:   Satgas TNI Tangkap 6 Terduga OPM di Perbatasan RI-Papua Nugini

Mantan Ketua MK itu mengaku, selaku Menko Polhukam selalu memantau perkembangan yang terjadi di Bumi Cenderawasih tersebut. Bahkan, Ia meminta kepada TNI-Polri untuk melakukan tindakan tegas agar tidak terjadi korban dari masyarakat atas perlakuan OPM.

 

"Sebenarnya, seperti masyarakat tahu, Polri dan TNI sudah sangat berhati-hati melindungi warga sipil. Tapi seperti anda tahu OPM itu selalu menyerang dan menjadikan warga sipil sebagai tameng dan korban. Kami terus berkordinasi di melalui kantor Wapres," tutur Mahfud.

"Sebenarnya penanganan yang rutin sudah ada yang standar atau prosedurnya. Tapi secara khusus Senin pagi besok jam 8.30, kita akan rapat di bawah pimpinan Wapres. Baik berdasar Perpres No. 19/20 maupun UU Non 2 Tahun 2021 terkait Dewan Papua, pimpinan pembangunan di Papua adalah Wapres," ucap Mahfud mengakhiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini