Share

KPK : Integritas Jadi Vaksin Antikorupsi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 01 November 2021 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 337 2494960 kpk-integritas-jadi-vaksin-antikorupsi-IYFhvv8Msh.jpg Kasatgas Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Sugiarto (MNC Portal)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik mengingatkan jajaran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai bahaya gratifikasi.

Itu karena gratifikasi dapat merusak integritas seseorang. Integritas merupakan benteng untuk tidak korupsi. Integritas sangat penting bahkan bisa menjadi penawar di tengah maraknya praktik rasuah.

“Ibarat pandemi, integritas diharapkan menjadi vaksin antikorupsi. Mari cegah korupsi dari rumah tangga kita sendiri,” ujar Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Sugiarto dalam keterangannya, Senin (1/11/2021).

Menurut Sugiarto, terbiasa menerima gratifikasi yang terkait jabatan akan menumbuhkan mental pengemis karena biasa meminta dan selalu merasa berhutang budi.

Karena itu, Sugiarto menambahkan, ketika para pihak yang memberi gratifikasi meminta dispensasi, kemudahan atau bahkan “kebijakan”, maka akan membuat penerima gratifikasi merasa sungkan. ,Akhirnya berpotensi terjebak dalam suap-menyuap. Pada tahap selanjutnya, menurut Sugiarto, penerima gratifikasi akan memperkaya diri sendiri atau orang lain bahkan korporasi.

Baca Juga : KPK Panggil Kepala BPBD Terkait Kasus Korupsi di Probolinggo

“Oleh karena itu, waspadalah terhadap bahaya gratifikasi. Kenapa? Karena gratifikasi adalah akar korupsi, menyebabkan konflik kepentingan dan kecurangan,” tutur Sugiarto.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(erh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini