Share

Kurangi Dampak Bencana Hidrometeorologi, BNPB Perkuat Peringatan Dini Banjir dan Longsor

Dimas Choirul, MNC Media · Minggu 31 Oktober 2021 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 337 2494334 kurangi-dampak-bencana-hidrometeorologi-bnpb-perkuat-peringatan-dini-banjir-dan-longsor-dNoDxYtsYt.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memperkuat sistim peringatan dini banjir dan longsor dalam tingkat komunitas yang diperuntukkan sebagai decision support system untuk membantu dalam pengambilan keputusan kapan masyarakat harus dievakuasi.

Hingga saat ini, BNPB telah memasang 27 alat peringatan dini. Alat tersebut akan terus ditambah mengingat luas wilayah dan potensi bencana di Indonesia. Dalam waktu dekat, di beberapa wilayah aliran sungai di Jawa Timur dan jawa Tengah akan dilakukan penambahan sebanyak 7 alat.

"Partisipasi aktif dari unsur pentahelix (pemerintah, lembaga usaha, akademisi, masyarakat, dan media) sangat penting dalam hal pengurangan risiko bencana hidrometeorologi," kata Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito pada Jumat (29/10), dalam Rapat Koordinasi Nasional Antisipasi La Nina yang diselenggarakan secara daring.

Ia mengatakan, sinergi antara BMKG di hulu dengan BNPB dari sektor hilir dapat meningkatkan kekuatan peringatan dini untuk pengambilan tindakan yang cepat dan tepat dalam rangka mengurangi risiko bencana. Peringatan dini tersebut juga menjadi dasar untuk tindakan tanggap darurat selanjutnya.

Selain itu, upaya kesiapsiagaan berbasis masyarakat juga perlu dilakukan. Masyarakat dapat secara mandiri memonitor peringatan dini melalui laman BMKG dan informasi daerah berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor sampai level desa melalui https://inarisk2.bnpb.go.id/pencegahan/

Penetapan jalur evakuasi serta penetapan rambu daerah rawan bencana mutlak harus dilakukan. Diseminasi infromasi peringatan dini melalui jejaring komunikasi berbasis komunitas turut mendukung penguatan sistim peringatan dini. Diseminasi dilakukan melalui surat, pesan singkat melalui WhatsApp group, maupun media sosial.

"BNPB senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan relawan, komunitas, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan," tuturnya.

"Terakhir, media turut berperan penting untuk menyebarluaskan peringatan dini serta edukasi dan sosialisasi kepada khalayak yang lebih luas sehingga dapat mengurangi dampak yang mungkin timbul akibat bencana hidrometeorologi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini