Deretan Aksi Sadis Suami Bunuh dan Aniaya Istri, Nomor 5 Masukkan Cobek ke Kemaluan

Mohammad Adrianto S, Okezone · Jum'at 29 Oktober 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 337 2493961 deretan-aksi-sadis-suami-bunuh-dan-aniaya-istri-nomor-5-masukkan-cobek-ke-kemaluan-MbwUWrviDM.jpeg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sebagai seorang kepala rumah tangga, sudah sepatutnya seorang suami mengayomi istrinya. Namun, kerap terjadi penganiayaan suami terhadap istri yang bahkan berujung kematian.

Baru-baru ini, pelaku penganiayaan terhadap istri tertangkap di Manado, Kamis (21/10/2021) dini hari. Pelaku diketahui menggunakan parang untuk menganiaya istrinya. 

Okezone mencoba mengumpulkan peristiwa penganiayaan suami terhadap istri di Indonesia, sebagai berikut:

1. Aniaya Istri Pakai Parang

Anggota Polsek Maesa dan Tim Tarsius Presisi Polres Bitung, Sulawesi Utara, meringkus pelaku dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melarikan diri usai kejadian pada 2019.

"Pelaku seorang suami berinisial AP 31 tahun, ditangkap di wilayah Lolak, Bolaang Mongondow, Sulut, Kamis (28/10/2021) dini hari," kata Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast di Manado.

Ia mengatakan, kejadian ini berlangsung tahun 2019. Kala itu, pelaku dan korban terlibat adu mulut.

Korban terus memarahi pelaku hingga membuatnya naik darah. Pelaku lalu melontarkan kalimat ancaman kepada korban saat berada di kamar belakang rumah mereka.

“Setelah itu pelaku mengambil sebilah parang dari kamar depan, kemudian menganiaya korban dan mengakibatkan korban mengalami luka sayatan cukup parah di bagian pipi kiri dan kedua kakinya,” kata Jules.

2. Kredit Panci Berujung Maut

Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tewas di tangan suaminya sendiri. Kiki Karwi (47) warga Dusun Cipari Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, ditemukan tewas dirumahnya, Senin 27 September 2021 malam.

Korban tewas setelah cekcok dengan suaminya karena persoalan kredit panci tanpa izin. Diduga korban mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga karena terdapat luka lebam di tubuh korban. Sementara itu, pelaku langsung diserahkan ke pihak kepolisian oleh warga.

Baca juga: Tak Terima Ditegur, Pemuda Pangkalpinang Pukul Nenek-Nenek hingga Babak Belur

Peristiwa ini terungkap setelah pelaku meminta tolong ke adik korban untuk memeriksa korban karena mengira korban pingsan. Namun ternyata korban sudah dalam kondisi tak bernyawa, hal itu membuat warga sekitar heboh dan berdatangan.

3.Penganiayaan Istri Hingga Tewas di Garut

Kepolisian Resor Garut menangkap suami yang melakukan penganiayaan terhadap istrinya hingga tewas di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (09/09/2021).

Kepala Sektor Limbangan Kompol Uus Susilo membenarkan adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh inisial AN (27) terhadap istrinya MM (25) hingga tewas karena mengalami luka tusukan.

Uus menjelaskan, peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 14.00 WIB di rumah mereka Kampung Cibingbin, Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, masuk wilayah hukum Polsek Limbangan.

Sebelum terjadi tindak kekerasan, kata Uus, pasangan suami istri itu sempat ribut, hingga berakhir tindak kekerasan yang menyebabkan korban istri dari pelaku meninggal dunia.

4. Polisi Bakar Istri

Seorang oknum anggota polisi berinisial PS berpangkat Bripka di Sorong, Provinsi Papua Barat diduga membakar istrinya hingga meninggal dunia, Kamis (24/06/2021).

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada 22 Juni 2021, di Kelurahan Doom, Distrik Sorong Kepulauan.

“Korban BP, istri oknum anggota polisi tersebut, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, namun tidak tertolong,” ujar Ary.

5. Masukkan Cobek ke Kemaluan lalu Disiram Minyak

Seorang pria berinisial SA di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, tega menganiaya istri sirinya berinisial RE dengan memasukkan cobek ke kemaluan korban. Korban lalu ditelanjangi dan tubuhnya disiram minyak serta sambal, Sabtu (05/06/2021).

Kemudian, pelaku menganiaya korban secara sadis, kepala, muka, dan tubuhnya dipukul berkali-kali. Lehernya diikat dengan tali lalu tubuhnya diseret serta diinajk-injak pelaku.

Kasat Reskrim Banyuasin, AKP M Ikang Adi Putra, mengatakan kasus penganiayaan berat ini terjadi di Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Selasa 1 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 WIB. Menurutnya pelaku cemburu karena istri dekat dengan pria lain.

"Pelaku ini cemburu dan menuduh istri sirinya tersebut selingkuh dengan pria lain," katanya Adi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini