Share

Aceh Memanas! Usai Pos Polisi Diberondong Peluru, Komandan Intel TNI Tewas Ditembak

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 29 Oktober 2021 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 337 2493604 aceh-memanas-usai-pos-polisi-diberondong-peluru-komandan-intel-tni-tewas-ditembak-G9E8WPbFjM.jpg Pos polisi ditembak di Aceh/ antara

JAKARTA - Aksi kekerasan di Bumi Serambi Mekkah kembali terjadi. Pos polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Panton Reu Kabupaten Aceh Barat, Aceh, diberondong tembakan oleh orang tak dikenal, Kamis (28/10/2021).

(Baca juga: Ini Foto-foto Pos Polisi Aceh Barat yang Diberondong Senapan Serbu M-16)

“Alhamdulillah tidak ada petugas yang menjadi korban,” ujar Kepala Polres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Kamis (28/10/2021).

Dia memperkirakan, pelaku memakai dua senjata api saat memberondong pos polisi itu. Berdasarkan barang bukti selongsong peluru yang ditemukan petugas di sekitar lokasi kejadian, kata kapolres, senjata api yang diduga digunakan pelaku senapan serbu AK-47 dan SS1 atau M-16. “Tapi untuk kepastiannya harus dilakukan uji laboratorium,” kata dia.

(Baca juga: Dantim Bais Pidie Gugur Ditembak OTK)

Di hari yang sama, Komandan Tim Badan Intelijen Strategis (Dantim Bais) TNI Pidie, Kapten Abdul Majid, (53), meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Lhok Krincong, Gampong Lhok panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, sekira pukul 17.15 WIB.

Berdasarkan laporan beredar yang dibagikan lewat pesan singkat WhatsApp pada Rabu (28/10) malam, korban sebelum kejadian mengemudi sebuah mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi BL 1598 NH ke arah TKP.

"Sekira pukul 17.15 WIB terdengar suara letusan senjata api (senpi) sebanyak 1 kali." Pada saat itu, Syarwan (saksi) bersama dengan istrinya sedang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba ia diberhentikan oleh teman korban, untuk meminta pertolongan membawa korban. Kemudian korban dinaiki sepeda motor saksi ke arah perumahan penduduk Gampong Lhok panah untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sigli, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, Kapendam Iskandar Muda, Kolonel Arh Sudrajat ketika dikonfirmasi awak media pada Kamis malam membenarkan peristiwa tersebut, "Benar, sekarang lagi proses penyelidikan," katanya singkat.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini