Share

Stafsus Milenial Jokowi: Pemuda Harus Berkolaborasi Bukan Berkompetisi

Tim Okezone, Okezone · Kamis 28 Oktober 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 337 2493124 stafsus-milenial-jokowi-pemuda-harus-berkolaborasi-bukan-berkompetisi-7j1pErUfFc.jpg Stafsus milenial jokowi: pemuda harus berkolaborasi bukan berkompetisi/ Okezone

JAKARTA – Berbagai tantangan dan rintangan dihadapi Pemuda Indonesia sejak 1928. Oleh karena itu, tidak jarang para pemuda saling berkompetisi untuk membuktikan dirinya yang terhebat. Hal ini menjadi sorotan Angkie Yudistia, staf khusus Presiden RI saat menjadi pembicara dalam Webinar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI (28/10/2021).

(Baca juga: Saran Gubernur Lemhannas Hadapi Gap Antargenerasi)

“Kata siapa terkenal itu enak? Semua aspek diri kita diketahui oleh publik,” kata Angkie yang juga penyandang disabilitas saat diskusi. “Kalau kita cepat terkenal, redupnya juga gampang,” kata Angkie menyikapi generasi saat ini yang ingin cepat terkenal dan mendapat centang biru di media sosial.

(Baca juga: Gubernur Lemhanas Yakin Pemuda Telah Banyak Berkontribusi Meski Tak Tertangkap Publikasi)

Generasi saat ini kata dia, belum menyadari akan pentingnya proses. Terkenal itu bukan hal utama yang harus dikejar, tapi proses untuk menjadi lebih baik.

“Hidup itu seperti roda yang berputar. Kadang di atas kadang di bawah. Kalau kita ingin di atas terus, ya kita harus membantu mereka yang di bawah, kita maju bersama-sama. Pemuda harus berkolaborasi, bukan berkompetisi,” sambung Angkie.

Dia berharap, pemuda saat ini harus memiliki mindset yang baik. Karena hal ini diperlukan dimiliki pemuda seperti, kemampuan menyelesaikan masalah, memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, manajemen emosi, fleksibel, kemampuan negosisasi, kemampuan koordinasi, dan people management. “Pemuda sekarang itu bukan palugada, apa lu mau gua ada. Kita harus mampu berkolaborasi dan berkoodirnasi,” kata Angkie.

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menyelenggarakan Webinar Gebyar Wawasan Kebangsaan dengan mengangkat tema “Peran Generasi Muda sebagai Agen Perubahan dalam Upaya Menjaga Eksistensi Bangsa Indonesia di Era Digital dan Globalisasi”.

Lemhannas RI berharap melalui acara ini dapat memberikan semangat kepada para pemuda yang tengah berjuang di masa kini untuk menggapai cita-cita. Serta terus melakukan hal positif di tengah situasi pandemi.

Gebyar Wawasan Kebangsaan ini menghadirkan narasumber Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo serta generasi muda berprestasi Leani Ratri Oktila, peraih medali emas ganda campuran Paralimpiade Tokyo cabang olahraga bulutangkis dan Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia.

Sementara itu, keahlian, karakter, dan kompetensi menjadi bekal utama pemuda terutama untuk menyongsong 100 tahun Indonesia di 2045. Semangat sumpah pemuda harus terus menjiwai para pemuda dalam memikul tanggung jawab dan berbakti kepada ibu pertiwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini