KM Liberty Ternyata Tenggelam di Lokasi KRI Nanggala 402, Ini Kisah Mistis Laut Bali Utara

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 27 Oktober 2021 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 337 2492714 km-liberty-ternyata-tenggelam-di-lokasi-kri-nanggala-402-ini-kisah-mistis-laut-bali-utara-guvQHMrm3G.jpg KM Liberty ternyata tenggelam di lokasi KRI Nanggala/ MNC Portal

JAKARTA - Kapal Motor (KM) Liberty 1 tenggelam di perairan utara Bali akibat dihantam badai. Hingga Rabu (27/6/2021), sembilan anak buah kapal (ABK) masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

(Baca juga: Detik-detik KM Liberty Dihantam Badai dan Tenggelam di Laut Bali)

 Sembilan ABK yang hilang yakni, Dwi Harmianto (Mualim I), Khoirul Hudha (Mualim II), Rizki Adi Tama (Masinis II), Jeri Jepri (Juru Mudi), Sebastian Saga (Juru Minyak), Rivaldy Refly M (Juru Minyak), Matheis Maoni Teo (Serang), Petrus Rumahlewang (Opt Crane) dan Hadiq Zain (Koki).

Sementara, enam orang yang selamat di antaranya, Jacobus Wolonterry (Nakhoda), David Makatita (Masinis III), Arif Budi Ruhul L (Juru Mudi), Muhamad Jufri (Juru Mudi), Hanli Kiuk (Juru Minyak) dan Muhammad Ali (KKM).

(Baca juga: Ini Kronologi Hilangnya 9 ABK Kapal Kargo KM Liberty)

"Upaya pencarian hari ini dihentikan jam 18.00 Wita tadi dan dilanjutkan besok pagi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada.

Disisi lain, lokasi tenggelamnya KM Liberty 1, di perairan Bali Utara, ternyata berdekatan dengan hilangnya KRI Nanggala 402 yang menewaskan 53 awaknya, pada, Minggu 25 April 2021.

Diketahui, lokasi tersebut terdapat kawah yang berada di kedalaman 839 meter dengan diameter kurang lebih 38 meter. Kawah tersebut mempunyai kedalaman 10 hingga 15 meter.

Tenggelamnya KM Liberty dan hilangnya KRI Nanggala memunculkan kembali cerita rakyat dan mitos kisah mistis laut Bali Utara, yang masih menjadi urban legend hingga saat ini. Diketahui, laut Bali Utara, dikenal juga sebagai batas pemisah Pulau Jawa dan Bali.

Dalam cerita rakyat, disebutkan bahwa Pulau Jawa dengan Pulau Bali merupakan teritorial satu- kesatuan dan tidak terpisah seperti saat ini. Dengan terpisahnya antara kedua pulau ini, maka diantara pemisahan itu disebut selat Bali.

Diungkapkan cerita tersebut, daerah selat Bali adalah tempat keramat, karena merupakan tatanan daerah tempat suci yaitu adanya Pura Segara Rupek. Dimana, Pura Segara Rupek berada tepat di ujung hidung Pulau Bali, yang merupakan daerah teritorial kabupaten Buleleng.

Bahkan, di daerah ini setiap tahun diadakan upacara dan upacara pakelem yang disebut dengan sarana banten dirgayusa bumi dan tawur gentuh pada hari suci Anggara(Selasa), Umanis, Wuku Uye.

Dosen Universitas Warmadewa Denpasar I Ketut Sudiarta mengatakan, laut utara Bali merupakan perairan transisi antara Paparan Sunda yang terkenal dangkal dan Paparan Sahul yang dalam dan dasar laut yang turun curam atau palung.

Perairan Bali utara merupakan bagian Palung Bali-Flores karena palung itu menyambung dari Bali, Lombok hingga Flores. "Kedalamannya sekitar 700 sampai 900 meter, Lombok sampai 1,3 kilometer dan makin ke timur makin dalam," ujar Sudiarta, beberapa waktu lalu.

Kedalaman laut itu menjadikan TNI memilih perairan yang terletak di utara Buleleng itu sebagai lokasi latihan bagi alutsista milik TNI AL, terutama kapal selam.

Menurut Sudiarta, sudah lama TNI AL memblok wilayah itu sebagai daerah latihan kapal selam lama, termasuk Nanggala 402 dan kapal selam baru Alugoro. "Mulai dari Bayuwangi sampai utara Singaraja memang sudah lama ditetapkan sebagai daerah latihan TNI AL," ungkap dosen ilmu kelautan dan perikanan itu.

Dia memaparkan, arus di laut utara Bali masuk dalam perlintasan arus Arlindo (arus lintas Indonesia). Arus ini berasal dari Samudera Pasifik yang bergerak menuju Samudera Hindia.

Arus Arlindo menghasilkan fenomena downwelling atau arus yang bergerak dari permukaan menuju ke dasar perairan dapat sangat membahayakan, khususnya bagi aktivitas penyelaman, termasuk kapal selam. "Arus itu membawa apa pun ke bawah atau dasar perairan," tutup Sudiarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini