Deretan Kasus Perampokan Money Changer, Nomor 2 Pelakunya WNA

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 27 Oktober 2021 07:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 337 2492135 deretan-kasus-perampokan-money-changer-nomor-2-pelakunya-wna-BQUqrOsQjz.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Money Changer atau jasa penukaran uang asing memang kerap menjadi sasaran perampokan. Sebab, tempat ini menyimpan uang hingga miliaran rupiah.

Tidak hanya dalam mata uang rupiah, namun juga lengkap dengan mata uang asing.

Berikut adalah kasus perampokan di money changer yang berhasil dirangkum tim Litbang MPI:

1. Perampokan di Manado, Sulawesi Utara

Perampokan yang menyasar sebuah kantor money changer terjadi di Malalayang, Manado pada 22 Oktober 2021.

Video perampokan tersebut terekam kamera pengawas, dan viral di media sosial Instagram. Dalam narasinya, si pengunggah video mengabarkan bahwa pelaku berhasil menggondol uang asing seperti dolar AS.

Melansir Okezone, tersangka berinisial JGF awalnya masuk ke dalam lokasi penukaran uang itu dan bersandiwara ingin menukar uang. Ia lalu menodong korban WT yang merupakan pemilik money changer dan melakukan pengancaman menggunakan palu.

Baca juga: Polisi Turunkan Tim Usut Kasus Penyekapan Satu Keluarga di Padang

Tersangka beranggapan jika korban akan melakukan pelawanan, maka dari itu ia memukul korban menggunakan palu hingga jatuh dan tersungkur. Korban langsung berteriak dan membuat tersangka panik.

Namun, korban tetap berteriak hingga tersangka kembali mengayunkan palunya itu ke arah korban. Kali ini, tidak berhasil mengenai korban karena posisi korban menunduk.

Setelahnya, tersangka langsung menggasak uang yang ada di laci meja korban dan memasukkannya ke tas yang ia bawa. Kerugian ditaksir hingga Rp 14 juta.

Baca juga: Satu Keluarga Disekap Kawanan Garong, 1 Orang Tewas

Tak butuh lama bagi polisi untuk mengendus keberadaan tersangka dan meringkusnya. Kepada aparat, pria yang berprofesi sebagai kontraktor itu nekat melakukan perampokan karena desakan ekonomi. Adapun hukuman yang diterima tersangka adalah kurungan 12 tahun penjara.

2. Perampokan di Kuta Selatan, Bali

Sebanyak 7 orang WNA Rusia nekat melakukan perampokan di money changer yang ada di Kuta Selatan, Bali pada 19 Maret 2019. Para tersangka mengikat 3 karyawan kantor penukaran uang asing dan membawa kabur brankas berisi uang rupiah senilai Rp 800 juta dan uang asing dengan nilai Rp 100 juta.

Polisi akhirnya berhasil menangkap 2 tersangka, sehari setelah kejadian. Saat meringkus tersangka, polisi menyita barang bukti berupa senjata api jenis SS1, paspor, sangkur, obeng, sarung tangan dan beberapa tas.

Sementara itu, seorang tersangka tewas dan sisanya berhasil melarikan diri. Para tersangka kabur menggunakan mobil dan diduga membawa senjata laras panjang. Tiga bulan setelahnya, 2 tersangka yang diringkus diserahkan oleh Polresta Denpasar ke Kejari Denpasar.

Baca juga: Pelaku Ditangkap, Begini Kronologi Perampokan di Money Changer Manado

3. Perampokan Sadis di Denpasar, Bali

Perampokan sadis juga pernah menyasar sebuah kantor money changer di Denpasar, Bali pada 6 Agustus 2019. Dengan menggunakan pistol, pelaku mengancam seorang karyawan wanita yang tengah berjaga.

Awalnya, salah satu karyawan tersebut berhasil merebut pistol itu, namun kembali diambil tersangka. Korban akhirnya berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar. Alhasil, pelaku langsung diringkus di TKP.

Baca juga: Pelaku Ditangkap, Begini Kronologi Perampokan di Money Changer Manado

Polisi yang datang kemudian menyatakan bahwa pistol yang digunakan tersangka merupakan air soft gun. Kejadian lainnya di Denpasar juga pernah terjadi pada 21 Desember 2018 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Komplotan pelaku yang terdiri dari 3 orang berhasil membawa brankas berisi uang senilai Rp 1 miliar.

Awalnya, mereka terlebih dahulu mengikat dan menganiaya seorang petugas keamanan yang sedang berjaga. Baru kemudian, merangsek masuk ke dalam kantor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini