Di KTT ASEAN, Presiden Jokowi: Penerapan ATCAF Segera Diimplementasikan dengan Tertib

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 26 Oktober 2021 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 337 2491940 di-ktt-asean-presiden-jokowi-penerapan-atcaf-segera-diimplementasikan-dengan-tertib-BPUfBRzTNi.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan keberhasilan penanganan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 akan membuka pintu kesuksesan di bidang perekonomian.

Menurutnya, berdasarkan ADB Outlook 2021 pertumbuhan ekonomi ASEAN pada 2022 diperkirakan mencapai 5 persen

"Kita harus membuktikan bahwa kita bisa mencapai lebih dari itu, dengan cara disiplin bekerja sama dan melakukan langkah bersama," katanya saat menyampaikan pidatonya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Selasa (26/10/2021)..

Di hadapan pimpinan negara di ASEAN, Jokowi mengatakan ada banyak agenda bersama yang perlu dibahas. Salah satun tentang reaktivasi perjalanan, termasuk pariwisata, yang aman dari Covid-19, dan dipercaya oleh masyarakat global.

Baca juga: Presiden Jokowi Singgung Krisis Politik Myanmar dalam KTT ASEAN

"Penerapan koridor perjalanan berdasar ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework (ATCAF) perlu segera diimplementasikan dengan tertib," ungkapnya.

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Presiden Jokowi Ingatkan Tiga Pemicu Kenaikan Kasus

Selain itu, adaptasi menuju ekonomi digital harus dipercepat di semua negara untuk menyiasati keterbatasan pergerakan manusia. Sebagai kawasan dengan pertumbuhan internet tercepat di dunia, potensi ekonomi digital ASEAN sangat besar.

"Selama pandemi, ekonomi digital tumbuh mencapai USD100 miliar di tahun 2020. Hal ini menjadi batu lompatan kemajuan ekonomi di kawasan kita dan menjadi kontribusi ASEAN untuk pemulihan ekonomi global," tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Baca juga: Dosis Dua Baru 32%, Jokowi Minta Kepala Daerah Lakukan Percepatan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini