Presiden Jokowi Direncanakan Buka Peparnas XVI di Papua

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 26 Oktober 2021 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 337 2491754 presiden-jokowi-direncanakan-buka-peparnas-xvi-di-papua-Wcl8fqKVyB.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Setelah sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, agenda selanjutnya adalah Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Tahun 2021.

Kegiatan Peparnas akan dilaksanakan pada 2 November hingga 15 November 2021. Lokasi kegiatan Peparnas tahun ini sama dengan pelaksanaan PON, yakni di Bumi Cendrawasih Papua, tepatnya di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Untuk memastikan seluruh aspek yang dibutuhkan jelang Peparnas tersedia dengan baik, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Peparnas XVI Papua 2021.

Rapat Koordinasi dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Didik Suhardi, dan dihadiri oleh Sesmenpora Gatot Dewa Broto, Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardhani, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun, Pengurus PB Peparnas, serta perwakilan Kemenko PMK, Setkab, KSP, Kemenpora, Kemenkes, Kemensos, Kemenparekraf, Satgas Covid-19 Papua, ASOPS Polri, Asops TNI.

Didik Suhardi menyampaikan, pemerintah telah mempersiapkan seluruh aspek yang diperlukan dalam penyelenggaraan Peparnas. "Mulai dari aspek akomodasi, venue, peralatan pertandingan, keamanan, transportasi, kesehatan, konsumsi, teknologi informasi, publikasi, semuanya telah dipersiapkan dengan baik," ujarnya dikutip dari siaran pers pada Selasa (26/9/2021).

Selain itu, Didik menerangkan, beberapa hal perlu diperhatikan agar penyelenggaraan Peparnas berjalan sukses, di antaranya: dukungan untuk para atlet disabilitas seperti tenaga pendamping dan standardisasi sarana prasarana, penginapan ketersediaan dan kelayakan kamar dan aksesibikitas, penanganan protokol Covid-19, pelaksanaan pertandingan, dan peralatan pertandingan.

Menurut Didik, pelayanan untuk atlet disabilitas harus betul-betul maksimal dan matang. Utamanya akomodasi yang layak disabilitas, dan aksesibilitas bagi mereka. Sehingga mereka bisa nyaman dalam melakukan kegiatan pertandingan

"Ini untuk memastikan para atlet disabilitas betul-betul mendapatkan akomodasi yang nyaman untuk mereka. Ini biasanya sangat sensitif. Tentu ini harus kita usahakan betul agar tidak memengaruhi prestasi para atlet," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa setiap perwakilan Kementerian dan Lembaga menyanggupi untuk menyiapkan berbagai kebutuhan untuk para atlet disabilitas secara maksimal.

Selain itu, Didik mengatakan, yang masih perlu diperhatikan adalah acara pembukaan. Pembukaan direncanakan dihelat di Stadion Mandala Jayapura.

Direncanakan Presiden RI Joko Widodo hadir dalam acara pembukaan kegiatan Peparnas. Serta, kehadiran tamu dalam acara pembukaan hanya terbatas dan tidak mengundang masyarakat.

"Tetapi hal ini masih dapat berubah tergantung konfirmasi Presiden, serta kesiapan venue," terangnya.

Didik berharap, kesuksesan pelaksanaan PON XX dapat menular pada pelaksanaan Peparnas XVI. Menurutnya, ajang ini sangat penting untuk melahirkan talenta-talenta muda berprestasi yang kelak bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

"Sekali lagi kita sangat concern dengan Peparnas ini. Kita berharap semoga Peparnas ini banyak prestasi yang diukir, dan kita harapkan semua berjalan lancar dan sukses," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini