4 Tokoh Indonesia yang Namanya Dijadikan Nama Jalan di Luar Negeri

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 26 Oktober 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 337 2491614 4-tokoh-indonesia-yang-namanya-dijadikan-nama-jalan-di-luar-negeri-DDL4CGqdak.jpg Nama Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, UEA. (Instagram)

NAMA tokoh atau pahlawan Indonesia sudah sering diabadikan sebagai nama jalan di negara lain. Misalnya, RA Kartini yang bahkan dijadikan sebagai nama jalan di 4 wilayah berbeda di Belanda. Hal itu merefleksikan pemberian penghargaan tertinggi dari negara asing kepada para tokoh berpengaruh asal Indonesia ini. Berikut adalah daftar tokoh tanah air yang namanya dijadikan sebagai nama jalan di negara asing.

Soekarno

Nama presiden pertama Indonesia, Soekarno diabadikan sebagai nama jalan di Maroko. Rue Soukarno diresmikan oleh pihak kerajaan Maroko pada 2 Mei 1960. Soekarno yang ketika itu sedang melakukan kunjungan kerja ke Maroko, ikut meresmikan langsung nama jalan yang ada di ibu kota Maroko, Rabat itu. Ia menggunting pita tanda disahkannya nama jalan itu.

Selain di Maroko, nama Soekarno juga dijadikan sebagai nama jalan di Mesir. Melansir Okezone, jalan menuju pusat kota sekaligus pusat kebudayaan Tahrir Square di Mesir diberi nama Ahmed Sokarno St. Sementara di Pakistan, nama Soekarno digunakan sebagai nama sebuah area yakni Soekarno Square Khyber Bazar di Peshawar, dan Soekarno Bazar yang ada di Kota Lahore.

RA Kartini

Pahlawan pejuang emansipasi wanita, R.A Kartini juga diabadikan namanya sebagai nama jalan di Belanda. RA Kartinistraat atau jalan RA Kartini tersebar di 4 wilayah berbeda di Belanda, yakni Haarlem, Utrecht, Venlo, dan Amsterdam. Penamaan jalan RA Kartini ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah Belanda terhadap wanita asal Jepara itu.

Semasa hidupnya, Kartini diketahui sangat lantang menyuarakan kesamaan hak antara wanita dan pria. Ia rajin berkirim surat dengan rekan-rekannya yang rata-rata merupakan warga Belanda. Kumpulan surat-suratnya itu kemudian dibukukan oleh JH Abendanon, Menteri Kebudayaan dan Kerajinan Hindia Belanda saat itu. Judulnya pun melegenda hingga detik ini, Habis Gelap Terbitlah Terang.

Sutan Syahrir

Masih di Belanda, nama Sutan Syahrir juga dijadikan nama jalan di 3 wilayah berbeda yakni Leiden, Goudan dan Haarlem. Melansir iNews.id, lokasi jalan Sutan Syahrir di Haarlem bahkan tak jauh dari Jalan RA Kartini. Syahrir merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang lahir pada 5 Maret 1909 di Padang Panjang.

Baca Juga : Namanya Tersemat di Jalan Abu Dhabi, Jokowi: Penghargaan untuk Indonesia


Semasa kuliah, ia pernah mengeyam pendidikan di Universitas Amsterdam dengan jurusan Hukum. Kemudian, pindah ke Leiden School of Indology. Usai kemerdekaan Indonesia, Syahrir didapuk menjadi Menteri Luar Negeri periode 14 November 1945 hingga 3 Juli 1947.

Joko Widodo

Nama Presiden Joko Widodo juga disematkan sebagai nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Berbagai sumber menyebut peresmian jalan ini dilakukan pada Oktober 2020 oleh pimpinan Abud Dhabi Executive Office, Sheikh Khalid bin Zayed Al Nahyan. Jokowi, melalui akun resmi Twitternya juga mengumumkan hal tersebut. Jalan yang berada di kawasan perkantoran diplomatik itu dikatakan sebagai cerminan hubungan erat antara Indonesia dengan UEA. Ditambah, sebagai apresiasi pihak PEA atau Persatuan Emirat Arab kepada Jokowi dalam memajukan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan PEA. (diolah dari berbagai sumber/Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini