Presiden Jokowi: Pandemi Momentum Dorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan di ASEAN

Widya Michella, MNC Media · Senin 25 Oktober 2021 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 337 2491591 presiden-jokowi-pandemi-momentum-dorong-ekonomi-inklusif-dan-berkelanjutan-di-asean-wzpa2mw5yn.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: tangkapan layar Youtube)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pandemi menjadi momentum untuk melakukan reformasi struktural guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di ASEAN. Hal tersebut disampaikan presiden saat memberikan pidato kunci pada pertemuan ASEAN Business and Investment Summit (ABIS) secara virtual tanggal 25 Oktober 2021.

“Dalam menghadapi pandemi sekarang ini, kita tidak hanya ingin pulih kembali, tetapi kita ingin mencuri kesempatan dalam pandemi untuk melakukan reformasi struktural untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan ASEAN," kata Jokowi pada ASEAN Business and Investment Summit dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden (25/10/2021).

Baca Juga:  Arahan Presiden Jokowi: Harga Tes PCR Turun Jadi Rp300 Ribu dan Berlaku 3x24 Jam

Di Indonesia, pandemi tidak menyurutkan langkah untuk melakukan reformasi struktural, antara lain dengan menerbitkan UU Cipta Kerja untuk memperbaiki iklim investasi dan merevisi undang-undang perpajakan.

“Ujian berat berupa pandemi justru kami manfaatkan untuk memperkuat diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Saya berharap demikian juga halnya untuk Asia Tenggara. Sebagai kesatuan masyarakat ekonomi, ASEAN harus mengambil pelajaran dari krisis dan melakukan perbaikan diri secara fundamental di tingkat kawasan," kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa penanganan kesehatan tetap harus jadi prioritas utama dan protokol kesehatan harus terus dijalankan secara ketat. Target vaksinasi 70% harus segera tercapai. Pemulihan ekonomi ASEAN harus dipercepat dengan reaktivasi perjalanan yang aman, termasuk pariwisata.

Dalam konteks ini, Indonesia telah membuka Bali terbatas untuk 19 negara sebagai sebagai awal safe tourism ketika vaksinasi Bali sudah mencapai 84,5%. ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas Indonesia tahun lalu telah disepakati oleh ASEAN dan perlu segera diimplementasikan.

Presiden Jokowi menambahkan, ekonomi digital menjadi solusi efektif dalam menyiasati pembatasan pergerakan dan tatap dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Potensi ekonomi digital ASEAN sangat besar, tumbuh mencapai USD 100 miliar di tahun 2020.

“Indonesia mendukung ASEAN menjadi sebuah digitally connected community. Pemerintah Indonesia juga telah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis perjalanan transformasi digital Indonesia," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Jokowi Akan Bertolak ke Roma hingga UEA Hadiri Pertemuan Internasional

ABIS merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh ASEAN-Business Advisory Council (ABAC). Acara ini menjadi forum dialog utama antara dunia usaha di ASEAN dengan para pemimpin negara/pemerintah Negara Anggota ASEAN serta negara-negara lainnya isu-isu terkait kerja sama ekonomi, investasi dan integrasi ekonomi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini