5 Fakta Kecelakaan Maut Bus Transjakarta, Kesaksian Warga Ungkap Detik-Detik Kejadian

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 25 Oktober 2021 20:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 337 2491554 5-fakta-kecelakaan-maut-bus-transjakarta-kesaksian-warga-ungkap-detik-detik-kejadian-AHZ5ZLD5mz.jpg Tabrakan beruntun dua bus TransJakarta. (Foto: TMC Polda Metro)

JAKARTA - Dua bus Transjakarta mengalami kecelakaan beruntun pada Senin (25/10/2021) pagi, berlokasikan di Jalan MT Haryono atau tepatnya exit Tol Cawang, Jakarta Timur. Kecelakaan ini menyebabkan adanya korban jiwa.

Hingga saat ini, Okezone menghimpun beberapa fakta mengenai kecelakaan maut ini yang sudah dirangkum sebagai berikut:

1. Terdengar Dentuman Keras

Seorang saksi mata bernama Febri, yang juga merupakan satpam di dekat lokasi kejadian, menjelaskan saat kejadian tabrakan dua Transjakarta tersebut, kondisi lalu lintas tengah padat-padatnya.

Dirinya merasa kaget dengan tabrakan tersebut. Febri menduga, awalnya suara tabrakan tersebut hanya ban kendaraan yang pecah.

"Lagi ramai-ramainya itu pak sekitar pukul 8an lah. Kaget juga kita pikir ban meledak, karena sekitar sini kan sering ban meledak, enggak tahunya tabrakan beruntun," ujar Febri di lokasi, Senin (25/10/2021).

Tidak hanya itu, saat kejadian dia sedang berjaga di pos, namun tiba-tiba terdengar suara dentuman yang cukup kencang. Bahkan, dia mendengar suara dentuman sampai ke basement tempatnya bekerja.

"Dentumannya kencang, dentuman keras. Kedengeran sampai lobby basement kedengeran semua," tuturnya.

2. 31 Luka-Luka, 2 Meninggal

Atas peristiwa ini, pihak kepolisian mengatakan bahwa setidaknya terdapat 34 korban, di mana 3 orang dinyatakan meninggal dunia.

Namun, siang ini Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo meralat jumlah korban menjadi sebanyak 39 orang. 2 di antaranya meninggal dunia.

"Akibat kecelakaan tersebut, sebagai koreksi juga dari yang saya sampaikan di awal karena tadi kami masih di TKP. Data terakhir korban seluruhnya ada 39 orang, dua di antaranya meninggal dunia," ujar Sambodo kepada wartawan.

Baca juga: Sejumlah Korban Kecelakaan Bus Transjakarta Cedera Kepala dan Patah Tulang

3. Kronologi Peristiwa

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan. Dugaan sementara bahwa salah sebuah bus menabrak bus lainnya dari belakang dengan kecepatan tinggi.

Dugaan ini disampaikan karena posisi akhir kecelakaan, bus Transjakarta yang ditabrak terdorong hingga sejauh sekira 15 meter dari Halte Cawang Ciliwung.

"Kita masih selidiki tetapi memang kalau kita lihat tidak ada upaya pengereman dari kendaraan belakang yang menabrak kendaraan di depannya," jelas Sambodo.

"Kalau kita lihat posisi akhir kendaraan ini cukup jauh majunya ada kurang lebih 15 meter dari posisi kendaraan yang harusnya berhenti, jadi kan terdorongnya dengan kecepatan cukup tinggi," lanjutnya.

4. Cek CCTV

Untuk mempelajari kecelakaan lebih lanjut, Sambodo beserta anggota kepolisian lain akan mempelajari rekaman CCTV yang tersedia di sekitar lokasi kecelakaan serta dari dalam bus.

"Kami pelajari CCTV yang ada di dalam Transjakarta kan ada CCTV di depan dan belakang termasuk CCTV sekitar tempat kejadian perkara (TKP) bagaimana proses terjadinya dan kecepatannya karena harusnya jelang halte ada SOP-nya. Termasuk kami akan cek kalau misalnya error, kenapa human error, kenapa dia ngantuk, jam berapa terakhir dia," tuturnya.

5. Sebabkan Kemacetan Panjang

Dampak dari kecelakaan maut ini, terjadi kemacetan panjang di di sekitar lokasi arah Universitas Kristen Indonesia (UKI). Pihak kepolisian sendiri sudah mengevakuasi armada tersebut dari lokasi kejadian agar tidak menyebabkan kemacetan lebih parah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini