Luhut Sebut Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Jawa-Bali Masih Belum Aman

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 25 Oktober 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 337 2491495 luhut-sebut-vaksinasi-covid-19-dosis-kedua-di-jawa-bali-masih-belum-aman-8OTEixshgy.jpeg Luhut Pandjaitan. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di wilayah Jawa-Bali masih belum masuk level aman, terutamanya untuk kategori lanjut usia (lansia). Karena itu, vaksinasi di wilayah tersebut harus diakselerasi.

"Meskipun capaian vaksinasi di Jawa-Bali sudah di atas rata-rata nasional, capaian dosis dua di Jawa-Bali masih belum pada level yang aman, terutama untuk lansia," ujar Luhut usai menghadiri rapat terbatas virtual dengan Presiden Jokowi, Senin (25/10/2021).

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut memaparkan, dibandingkan negara di Eropa maupun tetangga seperti Singapura dan Malaysia, cakupan vaksinasi dosis kedua di Indonesia masih relatif tertinggal. Namun, relaksasi kegiatan yang dilakukan di Tanah Air sudah cukup banyak, diimbangi protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Baca Juga : Kematian Covid-19 Lansia dan Komorbid Tinggi, Luhut : Akselerasi Vaksinasi Harus Terus Dilakukan

"Dengan level kasus yang bisa kita pertahankan rendah, SDM yang kita miliki dapat diarahkan untuk mengejar capaian vaksinasi," tuturnya.

Sebelumnya, Luhut menegaskan vaksinasi harus dimasifkan untuk lansia mengingat pada akhir tahun ada ancaman atau potensi lonjakan kasus pada libur Natal dan Tahun Baru.

Dengan vaksinasi maka akan meminimalisir risiko kematian. "Kita ingin cakupan vaksinasi lansia dalam waktu dua bulan ke depan mencapai 70 persen," ujar dia usai mengikuti rapat terbatas secara virtual dengan Presiden, Senin 18 Oktober 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini