Menag Sebut "Kemenag Kado untuk NU", PBNU : Jangan Ditanggapi Serius

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 24 Oktober 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 337 2490974 menag-sebut-kemenag-kado-untuk-nu-pbnu-jangan-ditanggapi-serius-7NVaXuGvbk.jpg Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi. (Dok Okezone)

JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masduki Baidlowi mengatakan, pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terkait 'Kemenag kado untuk NU' tidak perlu diseriusi. Pasalnya, pernyataan tersebut untuk menghibur Nahdliyin dan sifatnya hanya guyonan.

"Itu intern di acara NU. Mungkin sangking semangatnya Pak Menteri ingin menghibur orang-orang NU sehingga dikatakan seperti itu. Atau ingin memberi nuansa silaturahim yang hangat dalam rangka itu," ucap Masduki saat berbincang dengan MNC Portal, Minggu (24/10/2021).

Menurut Masduki, Kementerian Agama (Kemenag) adalah institusi negara yang diperuntukkan untuk bangsa Indonesia dan semua golongan. Karenanya, pernyataan Kemenag kado untuk NU dan bukan untuk umat Islam adalah tidak logis.

"Jadi tidak mungkin dimaksudkan Menag ini untuk NU dari mana logisnya kan enggak ketemu," tuturnya.

Baca Juga : PBNU: Cinta Umat kepada Rasulullah SAW Adalah Cinta Sejati

"Jangan ditanggapi terlalu serius karena itu kan lebih kepada makna bagaimana membangun suasana agar silaturahminya lebih akrab. Di NU kan biasa guyon lucu-lucu," sambung Masduki yang juga Juru Bicara Wakil Presiden.

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan Kementeian Agama (Kemenag) bukan hadiah negara untuk umat Islam, tapi hadiah spesifik untuk NU. Karena itu wajar kalau NU memanfaatkan peluang-peluang yang ada di kementerian tersebut.

Pernyataan Gus Yaqut—sapaan akrabnya kemudian menuai kontroversi. Pengamat sosial keagamaan Anwar Abbas mengkritik Menag dan menyarankan Kemenag dibubarkan saja bila institusi negara itu hanya untuk satu golongan semata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini