Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Ini Reaksi Muhammadiyah

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 24 Oktober 2021 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 337 2490817 sukmawati-soekarnoputri-pindah-agama-hindu-ini-reaksi-muhammadiyah-r72gYnrFu1.jpg Sukmawati Soekarnoputri/ Okezone

JAKARTA - Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Soekarno memutuskan pindah ke agama Hindu. Dia akan menjalani ritual pindah agama pada 26 Oktober 2021. Undangan pun disebar, termasuk ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju.

(Baca juga: Sukmawati Soekarnoputri Bakal Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Rumah Ibunda Bung Karno)

Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti pun mengimbau agar umat Islam tidak merespon berlebihan.

"Umat Islam tidak perlu bereaksi berlebihan. Itu peristiwa personal biasa," ucap Abdul saat dihubungi MNC Portal, Minggu (24/10/2021).

(Baca juga: Undangan Ritual Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu Sudah Disebar)

Abe Mu'ti sapaan akrabnya menilai itu merupakan pilihan pribadi beliau. Ia pun berharap Sukmawati agar berbahagia dan mendapat ketenangan.

"Itu pilihan pribadi Ibu Sukmawati. Semoga beliau berbahagia dan mendapatkan ketenangan dengan beragama Hindu," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sukmawati akan menjalani ritual pindah agama, Selasa (26/10/2021) mendatang.

Ritual bernama Sudhi Wadani itu akan digelar di rumah Nyoman Rai Srimben, ibunda Bung Karno di Jalan Mayor Metra, Singaraja, Buleleng.

Anggota DPD Arya Wedakarna dipercaya menyiapkan prosesi tersebut. "Iya benar itu. Saya ditunjuk beliau (Sukmawati) untuk mengatur upacara di Bali," katanya ketika dihubungi, Jumat, 22 Oktober 2021.

Menurutnya, keputusan Sukmawati pindah agama telah mendapat restu keluarga besar Bung Karno, yaitu Megawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra.

Ketiga anak Sukmawati juga telah memberikan izin, yaitu Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, Gusti Raden Ayu Putri Agung Suniwati dan Muhammad Putra Perwira Utama.

Sukmawati memutuskan pindah Hindu karena ingin kembali ke agama leluhurnya. "Nenek beliau Nyoman Rai Sirimben asal Singaraja juga seorang Hindu. Jadi beliau juga menginginkan tempatnya bukan di Jakarta tapi di Bali," ujar Wedakarna.

Kepala Sukarno Center Bali ini menambahkan, panitia telah menyebarkan undangan kepada seluruh keluarga besar Bung Karno, Presiden Jokowi dan seluruh menteri kabinet Indonesia Maju. "Sejauh ini persiapan sudah baik dan tinggal pelaksanaan saja," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini