BMKG: Jawa Tengah Diguncang 8 Rentetan Gempa, Berpusat di Gunung Telomoyo

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 23 Oktober 2021 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 337 2490502 bmkg-jawa-tengah-diguncang-8-rentetan-gempa-berpusat-di-gunung-telomoyo-ql81YRfVH0.jpg Ilustrasi gempa bumi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, terjadi delapan rentetan gempa di daerah Jawa Tengah pada Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga pagi ini. Gempa yang cukup kuat dirasakan di wilayah Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, dengan kekuatan 3,0 magnitudo, pada pukul 00.32 WIB.

"Hari Sabtu, 23 Oktober 2021 pagi dini hari pukul 00.32.05 WIB wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, Dan Ambarawa di Jawa Tengah diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG dalam menunjukkan bahwa gempa ini memiliki magnitude 3,0," kata Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui pesan singkatnya, Sabtu (23/10/2021).

Daryono menjelaskan, gempa tersebut terletak pada koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT, tepatnya di darat pada jarak 13 km arah Baratlaut Kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 km. Gempa dangkal tersebut diduga kuat berasal dari sesar aktif Merbabu Merapi Telomoyo.

Baca juga: Gempa Bumi M3,0 Guncang Kota Salatiga, Terasa hingga Ambarawa

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Diduga kuat sumber gempa sesar aktif yang menjadi pemicu gempa ini adalah Sesar Merbabu Merapi Telomoyo," terangnya.

Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG, tampak bahwa dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI. Di mana, guncangan tersebut dirasakan oleh orang banyak dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,9 Goyang Jepara, Getarannya Terasa Sampai Pati

Adapun, gempa utama tersebut diikuti oleh tujuh gempa susulan lainnya hingga pagi ini. Sehingga menghasilkan delapan rentetan gempa dalam kurun waktu yang berdekatan. Meski demikian, rentetan gempa berkekuatan di bawah 3,0 magnitudo.

"Hingga pagi ini pukul 06.00 WIB, belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak gempa dan hasil monitoring BMKG menunjukkan pasca terjadinya gempa utama (mainshock) magnitudo 3,0 tersebut diikuti dengan 7 kali rentetan gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo 2,9 2,5 2,5 2,6 2,1 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 6.44.56 WIB," bebernya.

Berdasarkan hasil pemetaan BMKG, delapan rangkaian gempa di Jawa Tengah tersebut berpusat di Gunung Telomoyo yang berada di daerah Semarang. "Seluruh rangkaian rentetan gempa ini baik gempa utama (mainshock) dan 7 gempa susulannya (aftershocks) berpusat di komplek Gunung Telomoyo," ucap Daryono.

"Gunung Telomoyo adalah gunung yang terletak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang. Gunung ini memiliki ketinggian 1.894 m dpl dan merupakan gunung api yang berbentuk strato tetapi belum pernah tercatat meletus," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini