Kapolri Diapresiasi Minta Polisi Tak Antikritik

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 22 Oktober 2021 22:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 337 2490411 kapolri-diapresiasi-minta-polisi-tak-antikritik-FmBAP3FL2t.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Humas Polri)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram yang ditujukan untuk seluruh Kapolda di Indonesia serta mengeluarkan perintah tegas kepada jajarannya agar tak antikritik.

Menurut dia, Kapolri terus melakukan introspeksi di institusinya dengan memerintahkan penindakan tegas terhadap aparat yang melanggar aturan.

"Saya mengapresiasi respons Kapolri yang dengan tegas, taktis dan strategis menegakkan hukum terhadap anggota Polri yang melanggar aturan," ujar Adde dalam keterangan tertulis di Jakarta (22/10/2021).

Adde menyatakan, respons ini sebagai bukti bahwa Kapolri mendengar dan langsung melakukan aksi tegas guna memastikan penanganan atas sejumlah permasalahan yang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

“Tentu saja, tekad Kapolri untuk membawa Polri sebagai institusi yang profesional dan berkeadilan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh hingga jajaran terbawah. Karena bila tidak, kepercayaan masyarakat akan menjadi pertaruhannya,” tegas Adde yang juga Ketua Umum DPP Gerakan Perempuan Ormas MKGR itu.

Baca juga: Sapa Prajurit TNI-Polri di Papua, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik kepada Bangsa dan Negara

Politisi Partai Golkar itu menyatakan bahwa peristiwa ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan reformasi kultural di tubuh Polri. Reformasi kultural menjadi penting karena masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dengan menyeluruh.

"Kita berharap reformasi kultural ini dapat mengubah cara berpikir dan budaya aparat polisi menjadi lebih humanis. Dengan demikian, citra negatif dan buruk polisi dapat kembali baik serta mampu memenangkan hati masyarakat,” tutup Adde.

Baca juga: Kapolri Tegaskan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri Akan Wujudkan Herd Immunity

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak bersikap anti-kritik atas masukan dari masyarakat terhadap internal. Menurutnya, hal itu harus dijadikan bahan evaluasi untuk jauh lebih baik lagi.

Hal itu disampaikan Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Kapolda dan Kapolres melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2021).

Sigit memastikan, Polri lembaga yang terbuka, sehingga tidak anti-kritik, apalagi masukan yang sifatnya membangun untuk menjadikan lebih baik lagi kedepannya.

"Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik," kata Sigit.

Sementara itu, Sigit juga menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

Baca juga: Bersama Kapolri, Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi Akabri 99 di Depok

Sigit menekankan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas berupa pidana atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personelnya yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

"Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," ujar Sigit.

Baca juga: Gelar Lomba Mural, Kapolri Persilakan Peserta Kreasikan Kritik ke Polri

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini