Gubernur Lemhanas: Antusiasme Peserta JGF V Berikan Dampak Baik Bagi Peradaban

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 22 Oktober 2021 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 337 2490370 gubernur-lemhanas-antusiasme-peserta-jgf-v-berikan-dampak-baik-bagi-peradaban-3oODwWBOb4.jpg Gubernur Lemhanas Agus Widjojo (Foto: Dok Okezone)

JAKARTAGubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengapresiasi semua pembicara, pembahas, serta moderator karena telah memberikan komitmen yang hebat sejak awal Jakarta Geopolitical Forum (JGF) V 2021.

Kata dia, antusiasme yang tinggi dari peserta forum ini akan memberikan dampak yang baik bagi peradaban manusia.

“Terima kasih banyak untuk pembicara dan moderator, semuanya memberikan sumbangan yang sangat berharga dan membuat forum ini berhasil,” kata Agus Widjojo saat memberikan sambutan penutup the 5th Jakarta Geopolitical Forum 2021 'Culture and Civilization: Humanity at the Crossroad', (22/10/2021).

Ada tiga poin Agus Widjojo yang dapat diambil dari forum ini. Pertama, manusia tidak harus berpikir tentang hal yang besar terkait peradaban, tapi sesuatu yang ada dalam keseharian kita.

Kedua, apakah teknologi merupakan hasil akhir atau alat untuk mencapai tujuan. Sementara ketiga, identitas yang kita terima disebut identitas positif atau negatif.

Baca juga: Lemhanas Gelar Jakarta Geopolitical Forum 2021

"Oleh sebab itu, manusia harus memilih poin yang akan diadopsi atau ditinggalkan. Pada akhirnya, manusia harus menerima konsekuensi dari pilihan yang diambil," ujarnya.

Baca juga: Jakarta Geopolitical Forum Sesi Kedua Hadirkan Pakar Politik dan Kemananan Nasional

Tujuan dari forum ini adalah memfasilitasi pertukaran ide antara pakar dan ahli sains. Selain itu, lanjut Agus, hasil forum ini bukanlah hasil akhir, tetapi hanya untuk memicu diskusi lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran manusia.

“Semua ini bisa memberi pelajaran bagi kita semua dan kita semua sudah menyaksikan adanya interaksi yang sangat dinamis dalam dua hari forum ini,” kata Agus.

Sementara itu, Dadan Umar Daihani saat menyampaikan kesimpulan dalam forum JGF juga mengemukakan beberapa catatan. Pertama, saat ini manusia dihadapkan pada dua game changers yaitu kemajuan teknologi yang pesat dan pandemi Covid-19 yang telah mengacaukan dan menghancurkan dunia.

Pada bidang teknologi, saat ini manusia berada di era digital yang telah merubah tatanan kehidupan manusia. “Digitalisasi tidak hanya mempengaruhi cara manusia bekerja, namun juga mempengaruhi cara berpikir manusia,” kata Dadan.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Dorong Kemunculan Tren-Tren Geopolitik yang Mengkhawatirkan

Teknologi seperti pedang bermata dua karena membuka ketidakpastian di masa depan dan tidak dapat dikendalikan persebarannya secara virtual. Ada potensi risiko bahwa manusia akan kehilangan identitas dan semakin bergantung pada jaringan global.

Perubahan besar kedua, adanya pandemi Covid-19. Virus ini telah menghapuskan ketergantungan lintas negara dan memunculkan rantai pasokan ekonomi global. Bahkan ultranasionalisme terbatas, meningkat lintas negara dan menyebabkan kecurigaan satu sama lain.

Baca juga: Gubernur Lemhanas Yakin Kunjungan Prabowo ke AS Sesuai Arahan Presiden

“Merebaknya Covid-19 mempengaruhi kehidupan manusia di seluruh dunia selama hampir dua tahun dan masih berlangsung,” kata Dadan.

Ilmu pengetahuan menjadi senjata utama kemanusiaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup bahkan saat peradaban berubah. Indonesia merupakan negara yang menakjubkan dengan berbagai macam perbedaan, sehingga berkontribusi secara signifikan dalam sinergi peradaban.

Dadan menegaskan bahwa kita harus mencoba menciptakan keseimbangan baru dan berkompromi antara sikap mudah beradaptasi terhadap perubahan dan bertahan untuk tidak berubah.

“Kita harus sadar akan banyaknya pemikiran-pemikiran yang hebat dari para pakar yang tidak kita sadari. Saya berharap, hal ini akan menjadi bagian dari tugas kita yang harus kita amati. Roda harus terus berputar dan hidup harus terus bermakna. Sebagai seorang manusia, mari kita bangun masyarakat yang beradab,” kata Dadan.

Baca juga: Gubernur Lemhannas: Perlu Upaya Terpadu Berbagai Negara untuk Hadapi Tantangan Covid-19

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini