Mahfud MD: Ada Laporan Orang Meninggal karena Pinjol, Keluarganya Diteror Suruh Bayar

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 22 Oktober 2021 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 337 2490247 mahfud-md-ada-laporan-orang-meninggal-karena-pinjol-keluarganya-diteror-suruh-bayar-eriSLG5k2u.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengaku mendapat laporan dari salah satu masyarakat korban pinjaman online (Pinjol) ilegal yang salah satu anggota keluarganya sampai nekat bunuh diri lantaran tak sanggup membayar hutang.

Dari laporan itu, kata Mahfud, ketika korban sudah meninggal pun penagih masih melakukan teror.

Untuk menutupi korban meninggal dunia akibat pinjol ilegal, keluarganya sampai menutupi kabar tersebut dari orangtuanya di kampung. Hal ini diceritakan Mahfud dalam konferensi pers, Jumat (22/10/2021).

"Saya ada laporan ada orang meninggal karena itu, tetapi tetap keluarganya diteror suruh bayar, pinjam hanya Rp1,2 juta lalu naik terus meninggal bunuh diri. Keluarganya yang nengok diteror, ini tidak diberitakan, dirahasiakan kepada orang tuanya di kampung meninggal karena sakit perut," ujarnya.

Baca Juga : Bareskrim Tangkap Pendana Pinjol Ilegal yang Sebabkan Ibu di Wonogiri Bunuh Diri

Mahfud mengimbau para pelaku teror pinjol untuk menghentikan aksinya. Hal itu dikarenakan pemerintah akan mengusutnya secara tuntas serta melindungi masyarakat.

"Hentikan teror-teror itu. Saya kira cukup produktif kerja Polri 3 sampai 4 hari ini. Tidak akan pernah berhenti melindungi, karena negara harus hadir melindungi dari cara-cara seperti itu," tuturnya.

Mahfud meminta masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan teror pinjol ilegal kepada aparat kepolisian. Dalam kasus ini, pemerintah turut melibatkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Siapa pun yang jadi korban, masih diteror jangan takut melapor ke kepolisian. Polri proaktif kalau masih ada yang terlewat, silakan lapor," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini