Golkar Akui di Tangan Jokowi-Ma'ruf Penanganan Covid-19 Kian Baik

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 22 Oktober 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 337 2490151 golkar-akui-di-tangan-jokowi-ma-ruf-penanganan-covid-19-kian-baik-1nip5lUdFg.jpg Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena dan anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun (Foto: Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena menyebutkan kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19 semakin baik beberapa waktu terakhir.

"Kasus dan kematian yang dikonfirmasi setiap hari telah menurun tajam. Secara total terdapat 96,23% kasus Covid-19 kini sudah sembuh total. Bahkan terdapat 21% penurunan jumlah kasus dibandingkan minggu sebelumnya serta 32,7% penurunan jumlah kematian dibandingkan minggu sebelumnya," ujar Melkiades Laka Lena di kantor DPP Partai Golkar, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga:  HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Resmikan Yellow Clinic di Kantor DPP

Apabila dibandingkan negara lain, kejadian Covid-19 per 1 juta penduduk di Indonesia tergolong rendah yaitu 3,53 kasus dan angka reproduksi kasus (Rt) sebesar 0,7.

Indonesia, kata dia, telah melewati masa puncak kasus aktif Covid-19 yang terjadi 24 Juli 2021 dengan adanya 574.135 kasus aktif. Sampai dengan 22 Oktober 2021 kasus aktif telah turun menjadi 15.594.

"Kasus meninggal karena Covid-19 telah terkendali. Ketika mencapai puncak gelombang kedua, ada lebih dari 2.000 kematian per hari. Namun, angka tersebut berhasil dikendalikan menjadi 43 kematian di 21 Oktober 2021," jelas Melkiades Laka Lena.

Ia mengungkapkan lebih dari 165 juta dosis Covid-19 telah diberikan dan hampir 50% dari target vaksinasi nasional. Kini, tingkat vaksinasi harian dipercepat menjadi 2 juta dosis per hari menggunakan vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Janssen.

Baca Juga:  HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Resmikan Masjid Ainul Hikmah di Kantor DPP

Bahkan, menurut Indeks Pemulihan Covid versi NIKKEI pada 30 September lalu menempatkan Indonesia di peringkat ke-54 atau yang terbaik di Asia Tenggara. Ini merupakan sebuah kemajuan mengingat pada 31 Juli peringkat Indonesia masih di 114, dan pada 31 Agustus peringkat Indonesia di 92.

"Bed occupation rate (BOR) mengalami penurunan di 21 Oktober 2021. BOR RS turun menjadi 11% dari sebelumnya 13%. BOR TT Covid-19 turun menjadi 35% dari 42%, BOR TT Isolasi menjadi 34%. BOR Intensif telah turun menjadi 49%," ungkap Melkiades Laka Lena.

Dibandingkan negara lain, kejadian Covid-19 per 1 juta penduduk di Indonesia tergolong rendah yaitu 3,53 kasus dan Angka reproduksi kasus (Rt) sebesar 0,7. Indonesia bahkan telah melewati masa puncak kasus aktif Covid-19 yang terjadi 24 Jull 2021 dengan adanya 574.135 kasus aktif. Namun, kini sudah mengalami penurunan 97,09% atau pengurangan sebanyak 557.438 kasus aktif, sehingga per 19 Oktober hanya terdapat 16.697 kasus aktif).

Bahkan, menurut Indeks Pemulihan Covid versi NIKKEI pada 30 September lalu menempatkan Indonesia di peringkat ke-54 atau yang terbaik di Asia Tenggara. Ini merupakan sebuah kemajuan mengingat pada 31 Juli peringkat Indonesia masih di 114, dan pada 31 Agustus peringkat Indonesia di 92.

"Oleh karena itu, DPP Partai Golkar terus memberikan dukungan pada Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam pengendalian Ppandemi Covid-19 dan juga transformasi sistem kesehatan di Indonesia," pungkas Melkiades Laka Lena.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini