Mutasi Polri, Paulus Waterpauw Deputi BNPP dan Suntana Ditunjuk Plh Kabaintelkam

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 21 Oktober 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 337 2489767 mutasi-jenderal-polri-paulus-waterpauw-jadi-deputi-bnpp-dan-suntana-ditunjuk-plh-kabaintelkam-ofqeDMTH1l.jpg Paulus Waterpauw ditunjuk sebagai deputi BNPP/ MPI

JAKARTA - Kabaintelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw resmi dilantik sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

(Baca juga: Golkar Usul 6 Nama Calon Wagub Papua, Ada Komjen Pol Paulus Waterpauw)

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, posisi Kabaintelkam kedepannya akan diisi oleh Wakabaintelkam Irjen Suntana, sebagai Pelaksana harian (Plh).

"(Penunjukkan) Kabaintel masih dalam proses, pelaksana harian di serahkan pak Wakabaintelkam," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

(Baca juga: Mendagri Ungkap Alasan Tunjuk Kabaintelkam Polri Jadi Deputi BNPP)

Terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan bahwa Korps Bhayangkara tak dapat menolak apabila jajarannya diperlukan untuk mengembang tugas negara di luar institusi.

Menurutnya, pihak kepolisian bakal mengirimkan personel terbaiknya untuk dapat mengembang tugas tersebut.

"Tentunya kalau ada personil Polri yang diminta untuk pengabdian bangsa dan negara, Polri akan memberikan personil yang terbaik," ujar Ramadhan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan alasannya melantik Komjen Paulus sebagai pejabat BNPP. Menurutnya, Paulus Waterpauw dipilih karena pengalaman yang dimilikinya. Selain itu, Paulus dinilai memiliki jam terbang yang tinggi.

“Pengalaman bukan hanya di Papua. Daerah yang banyak perbatasannya ya, dengan daratnya ada perbatasan, lautnya ada negara palau dan lain-lain, Papua Nugini, Australia. Tapi juga beliau juga pernah di Sumut. Mantan kepala intelijen polri otomatis memiliki pemahaman tentang Indonesia secara menyeluruh lengkap," kata Tito, Kamis (21/10/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini