Kasus Covid-19 Menurun, Wapres Paparkan Bukti Perekonomian Indonesia Mulai Pulih

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 21 Oktober 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 337 2489698 kasus-covid-19-menurun-wapres-paparkan-bukti-perekonomian-indonesia-mulai-pulih-HZomlBT0wl.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto : Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan kasus Covid-19 yang kian menurun di Indonesia berkorelasi positif terhadap pemulihan ekonomi nasional. Terbuktinya aktivitas ekonomi di segala lini perlahan mulai bangkit.

Hal itu dikatakan Wapres saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk "Peran Santri dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi," Kamis (22/10/2021).

"Keberhasilan penanganan kasus Covid-19 tersebut berkorelasi positif terhadap pemulihan ekonomi nasional," ucapnya.

Menurut Wapres, semua pihak patut bersyukur bahwa berbagai upaya pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan program vaksinasi, penerapan protokol kesehatan, kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat, dan upaya penyembuhan pasien terus menunjukkan hasil yang menggembirakan, yakni semakin menurunnya kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Kementerian Keuangan menyebutkan, sejumlah indikator ekonomi terus menunjukkan perbaikan. Aktivitas konsumsi mulai meningkat ditunjukkan oleh retail sales index yang mengalami kenaikan," ujarnya.

Sementara, lanjut dia, aktivitas produksi juga mulai meningkat antara lain ditunjukkan dengan purchasing managers index atau PMI manufaktur yang membaik, serta konsumsi listrik yang meningkat, bahkan lebih tinggi dari tingkat sebelum pandemi, utamanya didorong konsumsi listrik industri.

"Dari sisi ekspor-impor, surplus neraca perdagangan bulan Agustus 2021 mencapai USD4,74 miliar, tertinggi dalam sejarah Indonesia. Semua itu membuktikan adanya pemulihan ekonomi nasional," tuturnya.

Kendati demikian, Wapres mengingatkan segala capaian positif tersebut tidak boleh membuat terlena, sehingga abai sektor kesehatan dan menyebabkan gelombang ketiga virus corona. Inilah yang harus dihindari.

Baca Juga : Peringati Maulid Nabi, Wapres Bicara soal Pemberdayaan Umat

"Kita semua harus optimis namun tetap waspada dan berhati-hati. Harus disadari bahwa kita masih menghadapi berbagai ketidakpastian ke depan, baik dari sisi Covid-19, perkembangan lingkungan global, termasuk gejolak geopolitik yang dapat berimbas pada perekonomian global maupun nasional," tuturnya.

Lebih lanjut, Wapres mengatakan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan baik dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, maupun dalam mendukung pemulihan perekonomian melalui berbagai aktivitas konsumsi dan produksi.

Tema webinar yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Santri ini yakni “Peran Santri dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi” dinilai tepat dengan perkembangan terkini situasi negara kita.

Data Kementerian Agama menunjukkan saat ini terdapat kurang lebih 4,76 juta santri di 34.652 pesantren yang tersebar di seluruh wilayah tanah air. Dari jumlah tersebut, diketahui sekitar 44,2% di antaranya memiliki potensi ekonomi, mulai dari potensi pengembangan koperasi UMKM dan ekonomi syariah, agribisnis, peternakan, perkebunan maupun juga vokasional.

"Dengan melimpahnya sumber daya tersebut, maka santri sebagai komponen utama dari civitas pesantren sangat berpotensi untuk memberikan sumbangsih pada berbagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini