Mendagri Ungkap Alasan Tunjuk Kabaintelkam Polri Jadi Deputi BNPP

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 21 Oktober 2021 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 337 2489678 mendagri-ungkap-alasan-tunjuk-kabaintelkam-polri-jadi-deputi-bnpp-HpT0Y8gXdc.jpg Komjen Pol Paulus Waterpaw (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melantik Komjen Paulus Waterpauw sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP.

Seperti diketahui Paulus Waterpauw sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri yang dilantik pada 18 Februari 2021 lalu.

Tito mengungkapkan bahwa Paulus Waterpauw dipilih karena pengalaman yang dimilikinya. Selain itu, Paulus dinilai memiliki jam terbang yang tinggi.

“Pengalaman bukan hanya di Papua. Daerah yang banyak perbatasannya ya, dengan daratnya ada perbatasan, lautnya ada negara palau dan lain-lain, Papua Nugini, Australia. Tapi juga beliau juga pernah di Sumut. Mantan kepala intelijen polri otomatis memiliki pemahaman tentang Indonesia secara menyeluruh lengkap," kata Tito, Kamis (21/10/2021).

"Sehingga bapak presiden memberikan kepercayaan dengan kepresnya kepada bapak Paulus Waterpauw sebagai deputi dengan segala pengalaman dan pengetahuan beliau yang sudah sangat jam terbangnya tinggi,” imbuhnya.

Baca juga: Tito Karnavian Lantik Kepala Baintelkam Polri Jadi Pejabat Badan Nasional Pengelola Perbatasan

Di samping itu, Tito menilai bahwa hal ini merupakan sebuah kebanggaan bahwa putra Papua dapat menjadi pejabat di negeri ini.

“Di samping itu ya kita merasa bangga karena anak papua itu bisa menjadi pejabat tinggi yang cukup menentukan negara ini,” ungkapnya.

Baca juga: Mendagri: Keberagaman yang Ada pada Bangsa Kita Harus Dirawat

Komjen Paulus adalah lulusan Akpol 1987 yang berpengalaman di bidang intel. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Menteng (2000), Kapolres Mimika (2002), Kapolres Jayapura (2005), dan Kapolda Papua Barat (2014).

Paulus dua kali menjabat sebagai Kapolda Papua, yaitu pada 2015 dan 2019. Sementara itu, pada tahun 2017 ia sempat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara.

Kemudian pada tahun 2018, Paulus pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Ia kembali menempati posisi sebagai Kapolda Papua pada September 2019 menggantikan Irjen Rudolf Alberth Rodja.

Baca juga: Jabat Kabaintelkam, Paulus Waterpauw Resmi Berpangkat Komjen

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini