Habib Husein Sebut Pesantren Adalah Penjara Suci

Widya Michella, MNC Media · Kamis 21 Oktober 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 337 2489614 habib-husein-sebut-pesantren-adalah-penjara-suci-6CCKiyFjxM.jpg habib ini sebut pesantren adalah penjara suci/ ist

JAKARTA- Habib Husein Ja'far Alhadar menyebut pesantren adalah penjara suci dimana santri dikurung dan dibatasi kebebasannya yang mana hal tersebut dibuat semata-mata untuk kebaikan.

 (Baca juga: Hari Santri Nasional 2021, Ini Sejarahnya Diperingati Setiap 22 Oktober)

Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri Sharing Ulama Umara Hari Santri Nasional dan Pengukuhan PPFKMTHI yang disiarkan secara daring melalui YouTube Masjid Istiqlal TV, Kamis,(21/10/2021).

"Santri itu kasihan sekali berada di pesantren. Pesantren itu disebutnya penjara suci. Penjara sih tapi untuk batin kita agar bisa menjadi lebih baik,"ujarnya.

(Baca juga: Hari Santri Nasional 2021 Mengusung Tema 'Santri Siaga Jiwa Raga'

Ditambahkannya, pada perayaan hari santri nasional menurutnya menjadi sesuatu yang penting dan patut diapresiasi oleh pemerintah terhadap para santri dan pesantren karena besarnya kiprah mereka terhadap bangsa Indonesia sejak zaman penjajahan.

"Tentu selain kiprah mereka terhadap agama itu sudah pasti. Misalnya mengacu pada awal kemerdekaan Indonesia melalui resolusi jihad nya para santri kemudian menggaungkan perlawanan. Ada segala bentuk penjajahan pada saat itu yang mereka berikan bukan hanya raganya tetapi juga jiwanya dalam artian bagaimana mereka menghabiskan waktunya dengan Allah Ta’ala untuk kemudian mendoakan bangsa ini,"jelasnya.

Menurutnya, santri memiliki kekuatan yang relatif unik dari siswa pada umumnya. Misalnya pendidikan di sekolah umum hanya berdasarkan afektif saja. Namun Santri dari dulu sudah membawa konsep Ilmu dan amal yang menjadi satu kesatuan.

"Kalau tidak diamalkan belum sampai ilmunya walaupun sudah rontok ilmunya di kepala tapi kalau tidak mengamalkannya belum,"ucapnya.

Terakhir, ia menyatakan santri adalah manusia yang paling bertoleransi karena ketika masuk ke pesantren di sana akan menemui bermacam macam orang dari latar belakang, bahasa,suku kebiasaan, dan pandangan yang berbeda. Bahkan interaksinya pun sebagian dalam satu kamar yang selama 24 jam setiap harinya.

"Dari awal kita sudah diajarkan tentang perbedaan pandangan dari para ulama sehingga toleransi di internal umat Islam beres. Termasuk dengan agama lain kita sangat mudah toleransi karena punya kepercayaan diri yang sangat tinggi terhadap iman dan Islam sehingga tidak pernah takut terusik dan sedih kepada keyakinan agama lain,"pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini