Kepala BNPB Ungkap Empat Langkah Antisipasi Pengurangan Risiko Bencana

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 20 Oktober 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 337 2489250 kepala-bnpb-ungkap-empat-langkah-antisipasi-pengurangan-risiko-bencana-RBtGSklGWT.jpg Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Aktivitas Pengurangan Risiko Bencana (PRB) merupakan investasi yang paling penting dalam meminimalisir dampak potensi ancaman bencana. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Ganip Warsito saat di puncak peringatan bulan pengurangan resiko bencana 2021 di Ambon.

Menurut Ganip peringatan pengurangan risiko bencana ini menjadi pengingat bersama atas keberhasilan pencapaian bersama dalam mempertahankan ketangguhan dari dampak bencana. Termasuk mensosialisasikan kegiatan dan konsepsi mengenai pengurangan risiko bencana yang bertujuan membangun kesadaran bersama.

"Membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku pengurangan risiko bencana serta dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku penanggulangan bencana di seluruh Indonesia," Kata Ganip di Ambon pada Rabu (20/10/2021).

Pada kesempatan yang sama, Ganip berharap dan mengajak seluruh pelaku pengurangan resiko bencana yang hadir serta instansi terkait untuk bersatu bahu-membahu dan gotong-royong dalam melakukan upaya dan empat langkah mengantisipasi resiko bencana.

Baca juga: Kepala BNPB: Lingkungan DAS Harus Dilestarikan agar Terhindar Ancaman Bencana Alam

"Pertama mengidentifikasi potensi ancaman bahaya hidrometeorologi yang ada bagaimana kita sudah ketahui dari BMKG memperkirakan bahwa 3 bulan kedepan akan terjadi di peningkatan intensitas hujan di wilayah Indonesia," tutur Ganip.

Baca juga: Perkuat Mitigasi Berbasis Vegetasi, Kepala BNPB dan Gubernur Maluku Tanam Pohon Damar

Sementara itu upaya yang kedua adalah melaksanakan rapat koordinasi kesiapsiagaan dalam rangka berbagi peran dan menyiapkan sumber daya. Lalu ketiga menyiapkan rencana kontijensi dan simulasi dengan melibatkan seluruh stakeholder

"Keempat sosialisasikan kepada masyarakat mengenai kesiapsiagaan dan apa yang harus dilakukan sehingga dapat selamat bila terjadi bencana," tuturnya.

Baca juga: Posko Tanggap Darurat Beroperasi untuk Pengungsi Korban Gempa Bali

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini