Ketum MUI Ajak Umat Islam Bersuka Cita Saat Maulid Nabi Muhammad SAW

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Rabu 20 Oktober 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 337 2489243

JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar mengatakan bahwa seluruh umat Islam harus bersuka cita ketika hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Hal tersebut karena pada hari itu, Rasulullah yang menjadi rahmat bagi seluruh alam dilahirkan ke dunia.

“Minimal sekali dalam hidup kita tampakan rasa gembira rasa suka cita atas kelahiran Rosulullah Sallallahu Alaiwasalam. Oleh karena itu monggo hari ini dalam Ikrar Maulid ini kita bersama sama menampakkan rasa gembira Dan Sukacita niat itu kita Tampakan hari ini,” kata Miftachul dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2021 (20/10/2021).

Ia menuturkan, Maulid Nabi dapat dimaknai dengan wujud rasa gembira dan suka cita. Peringatan ini adalah menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad sebagai wujud dari cinta kepada Allah SWT.

Ia mengajak masyarakat untuk menyambut Maulid Nabi dengan kegembiraan bisa mendatangkan rahmat Allah SWT.

Baca juga: Apakah Rasulullah SAW Berpuasa untuk Merayakan Hari Kelahirannya?

Ekspresi kegembiraan dan suka cita menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW itu harus terlihat di tengah–tengah kaum muslimin.

“kelahiran itulah bisa disebutkan kewujudan, alam kewujudan kita ini akhirnya diselenggarakan atau terselenggara tentu Allah yang mewujudkan,” tuturnya.

Baca juga: Wamenag: Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Kepedulian Teguhkan Perdamaian

Ekspresi kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi sumber energi yang seharusnya melahirkan gelombang besar sebuah gerakan umat untuk menaati Syariat Islam.

“Ini adalah perintah Allah dari pada nabi besar Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat bahkan seluruh alam jagat raya ini. Nabi Muhammad sampaikan dengan anugerah Allah yang kasih sayang Allah maka dengan anugerah dan kasih sayang itulah seluruh alam tampakan kegembiraannya,” ucapnya.

“Jadi alam semesta ini diperintahkan untuk menampakkan rasa gembira dan suka cita atas wujudnya rahmat dan anugerahnya,” ujarnya.

Baca juga: Meriah! 4 Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Pulau Jawa

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini