Komnas HAM Terima Data dan Fakta soal Penanganan Pelanggaran Oknum Polisi

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 20 Oktober 2021 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 337 2488958 komnas-ham-terima-data-dan-fakta-soal-penanganan-pelanggaran-oknum-polisi-Y4VaLTqUxS.jpg Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Foto : Okezone)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyambut baik keterbukaan dari Polri terkait penanganan sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik. Salah satunya soal pelanggaran yang dilakukan oknum polisi belakangan ini.

“Secara umum saya melihat tingkat kepercayaan publik terhadap pengawasan internal kepolisian sudah semakin bagus dan membaik,” kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam, Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Dalam pertemuan antara Komnas HAM dan Divisi Propam Polri itu, Anam mengungkapkan, mendapatkan perkembangan informasi, fakta dan langkah terbaru dalam proses penanganan internal yang dilakukan Polri.

Menurut Anam, keterbukaan yang dilakukan Polri penting untuk saling membangun akuntabilitas kedua institusi dalam mengawasi jalannya penegakan hak asasi manusia di Tanah Air.

"Ini merupakan suatu semangat yang bagus dan kami apresiasi serta menghormatinya," ujar Anam.

Dia mengatakan, Komnas HAM menyambut baik keterbukaan yang dilakukan Polri. Sebab, hal itu menjadi salah satu kunci untuk memastikan pelayanan oleh negara semakin bagus.

Baca Juga : Komnas HAM Sebut Oknum Polisi Banting Mahasiswa Berpotensi Langgar HAM

“Dalam konteks Komnas HAM, ini bagian dari akuntabilitas dan bagi kepolisian ini adalah program presisi," ucap Anam.

Pada pertemuan tersebut, Anam juga menyampaikan Polri menerangkan perkembangan terbaru berbagai kasus yang sempat viral di Indonesia.

"Kami diberi update kasus Tangerang, kasus di Luwu dan sebagainya," tutur Anam.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyatakan pihaknya bakal terus terbuka dan melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan prosedur terkait dengan menangani oknum kepolisian yang melakukan pelanggaran.

"Dengan demikian diharapkan polisi semakin transparan, akuntabilitas dan profesional dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat," kata Sambo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini