Berikut Skema Keberangkatan dan Kepulangan Jamaah Umrah

Widya Michella, MNC Media · Rabu 20 Oktober 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 337 2488866 berikut-skema-keberangkatan-dan-kepulangan-jamaah-umrah-4N04vf038x.jpg Kakbah (Foto: Reuters)

JAKARTA - Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama dengan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terdiri dari perwakilan Himpuh, Asphurindo, Amphuri, Kesthuri, Sapuhi, Ampuh, Gapura, dan Asphuri telah membahas skema penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi 1443H.

Dirjen PHU, Hilman Latief mengatakan pada pertemuan ini telah menyepakati pada gelombang awal ibadah umrah di masa pandemi akan memberangkatkan para petugas PPIU dengan syarat sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi.

"Kesepakatan lainnya, PPIU yang berencana memberangkatkan, agar segera menyerahkan data jamaahnya kepada Ditjen PHU,” ujar Hilman demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:  Kemenag Berangkatkan Jamaah Haji 2022 jika Dapat Kuota 100%

Berikut ketentuan skema keberangkatan dan kepulangan jamaah umrah;

Skema keberangkatan:

a. Jamaah umrah melakukan screening kesehatan 1x24 jam sebelum berangkat;

b. Pelaksanaan screening kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan vaksinasi Covid-19, meningitis, dan pemeriksaan swab PCR;

c. Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi untuk memfasilitasi keberangkatan jamaah;

d. Pengawasan pelaksanaan screening kesehatan dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan;

e. Boarding, pemeriksaan imigrasi, dan pemeriksaan ICV dilaksanakan di Asrama Haji.

5. Skema kepulangan:

a. Melakukan pemeriksaan PCR di Arab Saudi maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan kepulangan

b. Saat kedatangan di Indonesia, jamaah dilakukan PCR (entry test);

c. Pelaksanaan karantina dilaksanakan di asrama haji selama 5x24 jam;

d. Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi jemaah umrah saat kepulangan;

e. Saat hari ke-4 jemaah dilakukan PCR (exit test), dan bila hasilnya negatif, jamaah dapat pulang kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga: 18 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Siap Berangkat ke Tanah Suci

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini