Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Kata Kemenkes

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 19 Oktober 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 337 2488668 cegah-gelombang-ketiga-covid-19-ini-kata-kemenkes-664v4DfZIQ.jpg Foto: Illustrasi freepick

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menegaskan agar angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19 terus ditekan. Upaya ini untuk mencegah potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

“Bahwa dari angka keterisian tempat perawatan kasus yang semakin turun dan angka kematian yang sudah di bawah 50, tentunya ini adalah situasi yang harus kita pertahankan ya,” ungkap Nadia secara virtual, Selasa (19/10/2021).

Baca juga:  Level PPKM Sudah Menurun, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Selesai

Nadia mengatakan, mempertahankan capaian Indonesia menurunkan kasus menjadi penting, pasalnya dari sebuah jurnal ilmiah internasional mengungkapkan bahwa gelombang Covid-19 tidak hanya terjadi sekali namun bisa berkali-kali.

“Apa yang sudah kita capai sekarang ini harus kita tetap harus pertahankan dikarenakan kita tahu dari hasil sebuah jurnal ilmiah itu sudah dikatakan bahwa gelombang daripada pandemi Covid ini tidak cukup hanya sekali. Jadi daripada pola epidemiologi Covid-19 ini dia akan menimbulkan beberapa kali gelombang sebelum akhirnya kasusnya betul-betul bisa terkendali,” kata Nadia.

Baca juga: Kini Keterisian Tempat Tidur RS di Seluruh Indonesia di Bawah 5%

Apalagi, kata Nadia, sudah banyak negara yang kini sedang mengalami gelombang ketiga Covid-19.

“Kita bisa melihatnya banyak negara saat ini juga sudah terjadi gelombang ketiga seperti di Amerika, Inggris, maupun Israel, maupun beberapa negara Eropa. Tentunya kalau melihat hal ini, mungkin kita juga akan terjadi gelombang ketiga,” tuturnya.

“Tentunya kita harus bersiap diri. Artinya bagaimana kemudian kalaupun terjadi peningkatan kasus tidak seperti yang kita alami di bulan Juni kemarin. Upaya yang kita lakukan adalah tetap mengupayakan bagaimana kesehatan tetap kita jalankan walaupun kita pergerakan bertambah dikarenakan berbagai aktivitas yang sudah mulai kita lakukan,” tegas Nadia.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini