KPK Gali Pengakuan Eks Penyidik Stepanus Robin soal 8 Beking Azis Syamsuddin

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 19 Oktober 2021 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 337 2488656 kpk-gali-pengakuan-eks-penyidik-stepanus-robin-soal-8-beking-azis-syamsuddin-vmjrVV2ARN.jpg Tersangka suap Stepanus usai diperiksa KPK (foto: MNC Portal/Arie)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan penyidiknya, Stepanus Robin Pattuju, sebagai saksi untuk proses penyidikan Azis Syamsuddin, hari ini. Usai diperiksa, Stepanus Robin mengaku dikonfirmasi oleh penyidik ihwal informasi delapan beking atau 'orang dalam' Azis Syamsuddin di KPK.

"Ya keterangan seputar yang delapan orang (Azis Syamsuddin), 'delapan orang ada enggak ya', saya jawab enggak ada seperti di keterangan saya sebelumnya," dalih Stepanus Robin di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2021).

"Teman-teman kan ngikutin juga persidangan, tidak ada lah ya delapan orang, saya sendiri," imbuhnya menegaskan.

Baca juga:  Azis Syamsuddin Panggil Rita 'Bunda' saat Arahkan Beri Keterangan Palsu ke KPK

Stepanus Robin juga menepis kesaksian mantan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial. Kesaksian tersebut berkaitan dengan adanya penyebutan 'atasan' Stepanus yang ikut terlibat dalam pengurusan perkara di Tanjungbalai. Stepanus berdalih tidak pernah membuat pernyataan yang menyeret atasannya kepada Syahrial.

"Saya enggak tahu dapat cerita darimana, makanya waktu sidang saya bantah kan. Dia bilang dapat cerita itu dari saya, mana buktinya, saya bilang, saya tidak pernah menceritakan itu," klaimnya.

Baca juga:  Terungkap! Azis Syamsuddin Kenalkan Rita Widyasari ke Penyidik KPK untuk Kondisikan Perkara

"Saya cerita tentang saya dengan pak Azis Syamsuddin iya, saya sendiri tapi kan. Saya dengan tim saya itu maksud saya Maskur," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin disebut mempunyai delapan 'orang dalam' di lembaga antirasuah. Sebanyak delapan orang yang diduga bekingan tersebut, disebut bertugas untuk mengamankan perkara yang berkaitan dengan Azis Syamsuddin.

Hal itu terungkap setelah tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekda nonaktif Tanjungbalai, Yusmada, dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin, 4 Oktober 2021.

"BAP Nomor 19, paragraf 2, saudara menerangkan bahwa M. Syahrial mengatakan dirinya bisa kenal dengan Robin karena dibantu dengan Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI karena dipertemukan di rumah Azis di Jakarta," ujar jaksa KPK di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

"M. Syahrial juga mengatakan bahwa Azis punya 8 orang di KPK yang bisa digerakkan oleh Azis untuk kepentingan Azis, OTT atau amankan perkara. Salah satunya Robin," imbuhnya.

BAP yang dibacakan jaksa tersebut merupakan percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota non-aktif Tanjungbalai, M Syahrial. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Tanjungbalai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini