5 Fakta Aturan Baru PPKM, Anak-Anak Boleh Masuk Bioskop hingga Jabodetabek Level 2

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Selasa 19 Oktober 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 337 2488649 5-fakta-aturan-baru-ppkm-anak-anak-boleh-masuk-bioskop-hingga-jabodetabek-level-2-mqsUE3Z4w2.jpg ilustrasi bioskop. (Foto: Asiaone)

JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan aturan terbaru terkait PPKM yang kini telah turun menjadi Level 2 di Jabodetabek.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri No. 53/2021 tentang PPKM Level 3, 2, 1 Covid-19 di Jawa dan Bali. Pada inmendagri tersebut disebutkan bahwa sejumlah wilayah di Jabodetabek mengalami penurunan level PPKM.

DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bekasi mulai hari ini level PPKMnya menjadi level 2.

Berikut adalah 5 fakta aturan baru PPKM hingga anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk bioskop:

1. Turun Level PPKM

Daerah-daerah yang berhasil turun ke level 1 mulai hari ini adalah Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, dan Kota Pasuruan. Sementara itu Kota Blitar berhasil bertahan di level 1 pekan ini.

Dengan turun menjadi level 1 maka daerah-daerah tersebut penerapan PPKM-nya akan mengalami kelonggaran menuju ke kondisi normal. Misalnya saja pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 75% work from office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

2. Bogor dan Tenggerang 'Ditendang'

Meskipun Jabodetabek dinyatakan telah turun di Level 2, nyatanya tidak seluruh wilayah Jabodetabek berlevel sama. Salah satunya wilayah Bogor dan Tenggerang yang dikeluarkan dari Aglomerasi Jabodetabek.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Bogor dan Tangerang belum juga meningkat.

Pemerintah pun memutuskan untuk mengeluarkan Bogor dan Tangerang dari wilayah aglomerasi Jabodetabek. Sehingga penurunan level di daerah lain bisa dilakukan.

"Presiden memberikan arahan untuk tidak menahan terus kabupaten yang lain maka Bogor Tangerang dikeluarkan dari Jabodetabek,” katanya, Senin (18/10/2021).

Sehingga wilayah kabupaten Bogor dan Tanggerang masih tertahan di level 3 berbeda dengan kota Jakarta, Depok dan Bekasi.

3. Anak-anak Diperbolehkan Masuk Bioskop

Pelonggaran aktivitas masyarakat lainnya yaitu memperbolehkan anak-anak masuk bioskop. Kapasitas bioskop untuk kota level 2 dan 1 dapat dinaikkan menjadi 70%.

"Tempat permainan anak di mall/pusat perbelanjaan boleh dibuka untuk kabupaten/kota di level 2,” kata Luhur, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Syarat Masuk Bioskop bagi Anak di Bawah 12 Tahun

“Dan untuk anak-anak diperkenankan masuk bioskop di kota dengan level 1 dan 2,” tuturnya.

Namun demikian, tempat wisata tersebut harus menyediakan scan barcode PeduliLindungi untuk memudahkan tracing. Anak di bawah usia 12 tahun tersebut harus didampingi orang tua.

4. Liga 1 Diperbolehkan Dihadiri 5.000 Penonton

Salah satu kelonggaran aktivitas lainnya yakni pelaksanaan liga 1 dapat dilakukan maksimal 9 pertandingan setiap minggunya. Dengan catatan Liga 1 hanya boleh digelar di kabupaten/kota level 3, 2 dan 1.

Sementara itu pelonggaran dalam hal pelaksanaan kompetisi sepak bola liga 1 adalah akan dilakukan uji coba dengan menerima penonton secara langsung. Berikut ketentuan lengkapnya.

a) uji coba dilakukan pada satu pertandingan setiap minggunya;

b) jumlah penonton maksimal 25% dari kapasitas stadion atau paling banyak 5.000 orang;

c) hanya penonton dengan kategori Hijau dalam aplikasi Peduli Lindungi yang boleh masuk di stadion; dan

d) pertandingan yang dilakukan uji coba dengan penonton ditentukan oleh PSSI dan PT LIB.

5. Aturan Baru Terkait Aktivitas Masyarakat di Luar Ruangan

Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 100% dengan protokol kesehatan yang pengaturan teknisnya yang diatur oleh pemerintah daerah.

Kegiatan makan/minum di restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional Pukul 18.00 sampai dengan maksimal Pukul 00.00 waktu setempat. Lalu dengan kapasitas maksimal 75% dan wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 100% sampai dengan Pukul 22.00 waktu setempat.

Kegiatan di tempat ibadah dapat dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 75% dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Kegiatan di pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Terakhir, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 75% kapasitas ruangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini