4 Langkah Pemerintah Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 saat Nataru

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 18 Oktober 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 337 2488207 4-langkah-pemerintah-antisipasi-gelombang-ketiga-covid-19-saat-nataru-hlMQBwwkq7.jpg Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Koordinator PPKM Jawa-Bali sekaligus Menko Maritim dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku mendapat arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyiapkan mitigasi menghadapi gelombang ketiga Covid-19 saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Presiden kembali menekankan kepada kami semuanya agar betul-betul berhati-hati dan menyiapkan seluruh langkah mitigasi apabila terjadi gelombang ketiga akibat Libur Natal dan Tahun Baru," kata Luhut saat siaran pers virtual, Senin (18/10/2021).

Baca Juga:  Luhut Perkirakan Januari 2022 Pandemi Berubah Jadi Endemi, Asalkan...

Berikut bentuk antisipasi menurut Luhut;

1. Vaksinasi.

"Tadi Presiden telah memerintahkan mobilasasi vaksinator ke tempat yang kurang seperti misalnya Bogor Kabupaten, kemudian Tangerang dan lain lainnya," ujar Luhut.

2. Penggunaan PeduliLindungi ditingkatkan

"Ketiga, memang obat yang juga disampaikan oleh Menkes kita akan bertemu dengan mereka. Kalau itu benar kita akan minta buatkan pabrik di Indonesia. Dari apa yang kami lihat peluang itu sangat ada," ungkapnya.

Luhut pun mengajak masyarakat ikut serta agar tidak terjadi gelombang ketiga seperti yang terjadi pada Juli 2021 lalu.

"Rakyat tentu harus bahu membahu jangan sampai kita kembali seperti bulan Juli. Jadi semua media harus memberitakan berita untuk kita sama sama membuat ketahanan tubuh kita," ucapnya.

Kemudian, Luhut berharap terjadi tren penurunan kasus aktif dalam 20 hari ke depan.

"Tadi sudah saya laporkan per hari ini kasus kita tinggal sekitar 18 ribuan seluruh Indonesia aktif. Jadi kalau tren tiap hari seribu seribu turun atau sembuh padahal lebih kita melihat angka di 20 hari ke depan sudah harus turun," ungkapnya.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Bertambah 626, Berikut Sebaran di 34 Provinsi

Lebih lanjut, Luhut mengimbau agar dalam uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas agar tidak terjadi potensi tempat menular seperti negara lain. Ia pun mengklaim segala langkah sudah dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

"Nah, kita harus hati hati dengan sekolah anak anak yang belum divaksin tentu jangan sampai tertular karena kita belajar dari negara lain seperti Israel, beberapa negara lain itu mereka masuk lewat anak anak sekolah. Saya kira langkah langkah menyeluruh sudah kita lakukan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini