Bareskrim Belum Dapat Izin Pindahkan Napoleon ke Lapas Cipinang

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 337 2488125 bareskrim-belum-dapat-izin-pindahkan-napoleon-ke-lapas-cipinang-poM3UcqevA.jpg Irjen Napoleon Bonaparte (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan belum mendapatkan izin dari Mahkamah Agung (MA) untuk memindahkan Irjen Napoleon Bonaparte dari Rutan Bareskrim ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan, terkait hal itu pihaknya terus berkoordinasi dengan MA terkait pemindahan lokasi penahanan dari Irjen Napoleon.

"Belum (izin pindahkan Napoleon ke Lapas Cipinang)," kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (18/10/2021).

Baca Juga:  Polri Minta Tommy Sumardi Laporkan Dugaan Ancaman dari Napoleon

Dengan belum adanya izin tersebut, Agus menegaskan bahwa, sampai dengan saat ini, Napoleon Bonaparte masih mendekam di Rutan Bareskrim Polri. "Masih di Rutan Bareskrim," ujar Agus.

Diketahui, Napoleon Bonaparte masih mengajukan Kasasi di MA terkait kasus dugaan suap penghapusan Red Notice buronan Djoko Tjandra.

Di sisi lain, Bareskrim Polri resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Salah satunya juga Napoleon Bonaparte.

Kemudian, tersangka lainnya di kasus Kece adalah, tahanan kasus uang palsu berinisial DH, lalu narapidana kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berinisial DW.

Baca Juga:  Polri Siap Tangani Dugaan Ancaman Napoleon ke Tommy Sumardi Jika Ada Laporan

Lalu, narapidana kasus penipuan dan penggelapan berinisial H alias C alias RT dan narapidana kasus perlindungan konsumen berinisial HP. Mereka dipersangkakan melanggar Pasal 170 Juncto 351 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan. Merujuk Pasal 170, tersangka diancam pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini