Terungkap! Azis Syamsuddin Kenalkan Rita Widyasari ke Penyidik KPK untuk Kondisikan Perkara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 337 2488086 terungkap-azis-syamsuddin-kenalkan-rita-widyasari-ke-penyidik-kpk-untuk-kondisikan-perkara-GzY1iG6CeM.jpg Azis kenalkan Rita ke penyidik KPK/ Okezone

JAKARTA - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari mengakui mengenal eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju. Rita mengaku kenal Stepanus Robin Pattuju dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

 (Baca juga: Dicecar soal 8 Bekingan di KPK, Reaksi Azis Syamsuddin Mengejutkan)

Awalnya Rita menceritakan, bahwa Azis mengenalkan Stepanus Robin untuk membantu mengurus perkara yang menjeratnya. Pertemuan antara Azis, Stepanus Robin, dan dirinya, kata Rita, terjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang, pada September 2020.

 (Baca juga: KPK Telaah Bukti Transaksi Terkait Pencucian Uang Rita Widyasari)

Demikian diakui Rita Widyasari saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang ditangani KPK dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Pernah bertemu (September 2020). Kita membahas tentang Golkar Kaltim karena mau ada penggantian Ketua Golkar Kaltim. Kemudian beliau (Azis Syamsuddin) mengenalkan pak Robin," ungkap Rita, Senin (18/10/2021).

"Beliau (Azis) bilang nanti bantu-bantu terkait kasus. PK di MA terkait perkara suap dan gratifikasi," imbuhnya.

Rita menjelaskan bahwa awalnya dia sama sekali tidak mengetahui kalau Stepanus Robin adalah penyidik KPK. Ia baru mengetahui Stepanus Robin adalah penyidik KPK dari nametag yang digunakan. Dalam kesempatan itu, Stepanus Robin mengklaim kepada Rita bisa membantu mengurus perkaranya.

Lebih lanjut, dia juga mengaku sempat melihat Azis memberikan sebuah amplop coklat kepada Stepanus Robin di ujung pertemuan. Kendati demikian, Rita tidak mengetahui isi dalam amplop coklat tersebut.

"Enggak tahu, saya enggak nanya. bukan dari saya amplopnya. Amplop cokelat kecil," ungkapnya.

Tak berselang lama setelah pertemuan pertama, Stepanus Robin kembali mengunjungi Rita Widyasari di Lapas Kelas IIA Tangerang. Pertemuan kedua, Stepanus Robin mengajak rekannya seorang Pengacara, Maskur Husain.

Tujuan dari pertemuan itu, kata Rita, untuk membantu mengurus pengembalian 19 aset miliknya yang disita KPK melalui Peninjauan Kembali (PK) perkara suap dan gratifikasi yang menjeratnya.

"Disampaikan bahwa beliau (Stepanus Robin) bisa membantu PK. Akan mengembalikan aset saya yang disita KPK. Syaratnya membayar fee Rp10 miliar dan menggantikan pengacara saya dengan pak Maskur," ungkap Rita.

Dalam perkara ini, Stepanus Robin Pattuju didakwa telah menerima suap sebesar Rp11.025.077.000 dan 36.000 dolar AS atau setara Rp513 juta dari berbagai pihak. Jika ditotal, Stepanus Robin menerima suap Rp11,5 miliar. Ia didakwa menerima suap bersama-sama dengan rekannya seorang pengacara, Maskur Husain.

Adapun, uang sebesar Rp11,5 miliar tersebut berasal dari Wali Kota non-aktif Tanjungbalai, M Syahrial sebesar Rp1,69 miliar. Kemudian, sejumlah Rp3 miliar dan 36.000 dolar AS berasal dari Wakil Ketua DPR RI asal Golkar, Azis Syamsuddin dan mantan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado.

Lantas, Stepanus Robin juga disebut menerima Rp507 juta dari mantan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna dan senilai Rp5,1 miliar dari bekas Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Stepanus juga disebut menerima uang dari Direktur PT Tenjo Jaya, Usman Effendi, sebesar Rp525 juta.

Atas perbuatannya, Stepanus Robin dan Maskur Husain disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini