Humor Gus Dur: Tukang Becak Madura Banyak Akal dan Cerdik

Mohammad Adrianto S, Okezone · Sabtu 16 Oktober 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 337 2487105 humor-gus-dur-tukang-becak-madura-banyak-akal-dan-cerdik-T2ZlQsoKGI.jpg Gus Dur (Foto: Ist)

JAKARTA - Selayaknya seorang Kepala Negara, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tentu harus memahami stereotip dari rakyatnya.

Tetapi, dalam kasus Gus Dur, pemahamannya terhadap etnis-etnis tidak hanya digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang ada, melainkan juga untuk berguyon.

Baca Juga:  Humor Gus Dur: Disuntik seperti Digigit Buaya

Dalam buku Mati Tertawa Bareng Gus Dur, dia cukup sering melontarkan humor-humor mengenai etnis dan agama. Salah satunya adalah stereotip mengenai orang Madura.

Gus Dur pernah bercerita kepada Menteri Pertahanan saat itu, Mahfud MD, tentang orang Madura yang katanya banyak akal dan cerdik. Cerita ini masuk dalam buku Setahun Bersama Gus Dur, Kenangan Menjadi Menteri di Saat Sulit.

Ceritanya, ada tukang becak asal Madura yang pernah dipergoki oleh polisi ketika melanggar rambu "becak dilarang masuk". Tukang becak itu masuk ke jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam yang berarti jalan itu tidak boleh dimasuki becak.

"Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tidak boleh masuk jalan ini," bentak polisi.

"Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong. Becak saya kan ada yang mengemudi," jawab si tukang becak.

"Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itu kan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk," bentak pak polisi lagi.

"Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca maka saya jadi polisi seperti sampeyan, bukan jadi tukang becak seperti ini," jawab si tukang becak sambil cengengesan.

Baca Juga:  Humor Gus Dur: Makanan Paling Haram

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini