Kesehatan Mahasiswa Korban Smackdown Memburuk hingga Dirawat? Ini Penjelasan Polisi

Teguh Mahardika, Koran SI · Jum'at 15 Oktober 2021 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 337 2487044 kesehatan-mahasiswa-korban-smackdown-memburuk-hingga-dirawat-ini-penjelasan-polisi-KE9Z4S1IIF.jpg Polda Banten. (Foto: Teguh M)

SERANG - Faris Amarullah, mahasiswa korban smackdown oknum anggota Polresta Tangerang Bripka NP, dinyatakan dalam kondisi baik. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Banten, Jumat (15/10/2021).

"Kondisi kesehatan Faris Amrullah dalam keadaan stabil dan baik. Ini berdasarkan keterangan dari tim dokter RS Ciputra Tangerang yang menangani Faris," ungkap Kabidhumas didampingi Kabid Propam Kombes Pol Nursyahputra dan Kabiddokes Kombes Agung Widodo.

Menanggapi berita yang tersebar di masyarakat bahwa Faris Amrullah menjalani perawatan karena kondisinya memburuk, Kabidhumas menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. 

Shinto menjelaskan bahwa perawatan merupakan saran dari tim dokter RS Ciputra yang menanganinya dengan tujuan untuk mempermudah observasi intensive progres kesehatan Faris. 

"Saya tegaskan bukan karena kondisinya memburuk atau emergenci terhadap Faris seperti kabar yang beredar di luar, melainkan untuk observasi intensive kesehatan tidak hanya dampak trauma dari kejadian tapi juga penyakit lain," tegas Shinto.

Baca juga: Insiden Polisi Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang: Saya Minta Maaf

Kabidhhumas menambahkan bahwa Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto sangat concern dalam memberikan penanganan kesehatan yang lebih baik terhadap Faris Amrullah.

Terkait Brigadir NP, Shinto menjelaskan telah ditempatkan di ruang tahanan Bidpropam Polda Banten dengan status terperiksa. Menurut Kabidhhumas, Brigadir NP telah menjalani pemeriksaan sejak Rabu (13/10/2021), secara marathon tidak hanya oleh Divisi Propam Polri tapi juga oleh Bidpropam Polda Banten.

"Sesuai perintah Kapolda Banten, penanganan dan pemberkasan telah diambil alih Polda Banten sejak kemarin (Kamis). Guna kepentingan pemeriksaan dan pemberkasan, Brigadir NP kita tempatkan di ruang tahanan Bidpropam Polda Banten," kata Shinto.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan secara marathon, kata Kabidhhumas, Brigadir NP akan dikenakan pasal berlapis dalam aturan internal kepolisian. Sehingga sanksi yang akan diberikan terhadap Brigadir NP akan menjadi lebih berat lagi.

"Kita tidak bisa sebutkan pasal nya sekarang, tapi dari hasil pemeriksaan, Brigadir NP akan dikenakan sanksi berlapis. Nanti tim pemeriksa yang akan menyampaikan pasal yang dimaksud setelah pemeriksaan selesai," tandasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini