Deretan Kasus Penganiayaan Pelajar SD, Nomor Dua Korban sampai Koma

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 16 Oktober 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 337 2486981 deretan-kasus-penganiayaan-pelajar-sd-nomor-dua-korban-sampai-koma-8231m9eywa.jpg Pelajar SD jadi korban penganiayaan hingga koma (Foto: Dok MNC Portal)

JAKARTA - Pelajar Sekolah Dasar (SD) kerap menjadi korban penganiayaan. Padahal pelajar SD masih di bawah umur. Sejumlah peristiwa penganiayaan menjadi sorotan masyarakat, salah satunya hingga mengakibatkan koma korbannya.

Berikut adalah kasus penganiayaan terhadap pelajar SD yang berhasil dirangkum tim Litbang MPI:

1. Pelajar SD Dianiaya Pelajar SMP di Bandung

Peristiwa pemukulan terhadap seorang siswi kelas 6 SD di Bandung viral di media sosial. Kejadian itu berlangsung pada 4 Oktober 2021, dan dilakukan oleh sisiwi kelas 3 SMP. Keduanya diketahui merupakan kawan bermain.

Melansir Okezone, korban berinisial HA keliru memberikan emoji kepada tersangka HL melalui aplikasi berbagi pesan. HA memberikan emoji kepalan tangan, sementara HL menganggap jika korban berniat untuk menantangnya.

Ketika bertemu, tersangka langsung memukuli korban. Akibatnya, korban harus dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan. Kasus ini kemudian ditangani oleh Polsek Sukasari. Kabar terbaru, keluarga korban dan tersangka memilih jalan damai guna menyelesaikan kasus ini. Kesepakatan damai itu dilakukan pada 10 Oktober 2021 di Polsek Sukasari.

Baca juga: Viral Video Siswi SD Tampar Teman Dinilai karena Dampak Sinetron

2. Pelajar SD di Mura Dianiaya Temannya hingga Koma

Seorang pelajar SD di Muri Rawas, Sumatera Selatan harus mengalami koma usai dianiaya temannya pada 11 Oktober 2021. Korban berinisial AKS itu dipukuli oleh beberapa senior dan juniornya di sekolah.

Usai mendapat perundungan, korban merasa sesak dan langsung dibawa ke puskesmas setempat oleh gurunya. Namun, keadaan AKS tak juga membaik dan terlihat semakin mengkhawatirkan. Hingga akhirnya, ia dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif di ICU. Sebelum koma, ia mengeluhkan sakit di bagian leher kepada ibunya.

Baca juga: Bupati Mura Tanggung Biaya Operasi Pelajar yang Dianiaya Teman Sekolah

3. Pelajar SD Dianiaya hingga Geger Otak

S, warga Mlati, Sleman tega meganiaya bocah SD berinisal AB hingga mengalami gegar otak. Kasus itu terjadi pada 22 Juli 2020. Polisi langsung merigkus tersangka dan diminati keterangan. S mengaku khilaf atas tindakan yang ia lakukan itu.

Awalnya, korban dan 2 rekannya melintas di depan rumah tersangka dan mengatakan satu hal yang membuat tersangka tersinggung. Tak hanya sekali, korban dan temannya melakukan hal itu sebanyak 2 kali. Geram, pelaku langsung mengejar korban beserta temannya yang kabur. Nahas, hanya AB yang berhasil tertangkap. Pelaku lalu menganiaya korban dengan cara memukul dan membenturkan kepala korban ke tembok.

Baca juga: Biaya Operasi Capai Rp100 Juta, Orangtua Bocah SD yang Koma Dianiaya Kakak Kelas Kebingungan

4. Oknum Guru Aniaya Pelajar SD hingga Luka Memar

Oknum guru di sebuah sekolah dasar di Matraman berinisial F memukul muridnya hingga memar. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Februari 2020. Sebelumnya, beredar terlebih dahulu foto seorang siswa kelas 6 SD dengan wajah memar. Setelah ditelisik, penyebabnya adalah akibat dipukul oleh sang guru.

Awal mulanya, korban beserta rekannya bermain bola di lapangan sekolah usai menjalankan try out. F lantas mengimbau korban untuk berhenti bermain. Namun, korban justru terus bermain bola hingga membuat F kesal dan memukul korban. Kasus ini berakhir damai dan diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak sekolah dan keluarga korban.

Baca juga: Pelajar Kelas 5 SD Koma Usai Dikeroyok Kakak Kelas, Ngaku Sakit di Leher

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini