4 Tawuran Sadis, 3 di Antaranya Merenggut Korban Jiwa

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 15 Oktober 2021 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 337 2486560 4-tawuran-sadis-3-di-antaranya-merenggut-korban-jiwa-Qdd1MElL3X.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

SEIRING dengan diperbolehkannya pembelajaran tatap muka berlangsung, kasus tawuran antar pelajar juga turut naik. Alasannya bermacam-macam, mulai dari cekcok hingga saling ejek di media sosial.

Berikut 4 tawuran sadis yang berhasil dirangkum Tim Litbang MPI, di mana 3 di antaranya merenggut korban jiwa:

1. Cekcok Antar Pelajar

Tawuran antar pelajar SMA dan SMK yang dilakukan di Desa Talang Pito, Bermani Ilir, Kepahiang, Bengkulu, terjadi pada Kamis (7/10/2021). Tawuran ini terjadi akibat cekcok antar pelajar. Akibat kejadian ini, seorang pelajar SMA berinisial DS (16) tewas ditusuk pisau oleh lawannya.

Polisi kemudian menahan RE (16), DI (17), AF (15), EG (16), dan IP (16). Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan diganjar pasal 76 C juncto Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak juncto UU 11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

2. Gara-Gara Adu Mulut

Tawuran antar pelajar terjadi pada Rabu ((6/10/2021) malam di Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Tawuran ini mengakibatkan seorang pelajar berinisial RM (17) tewas. Sumber mengatakan bahwa kejadian ini berawal dari korban yang sedang berkumpul bersama teman-temannya di lokasi kejadian.

Tidak berselang lama, pelaku yang berinisial RA (18) dan ML (17) datang menggunakan sepeda motor. Mereka sempat terlibat adu mulut dengan korban, yang berujung dengan penganiayaan. RM disabet dengan menggunakan benda tajam sehingga luka di bagian kepala dan punggung. Hal ini mengakibatkan kematian korban. Kedua pelaku kemudian diamankan di Mapolresta Bogor Kota dan diganjar 80 UU perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Baca Juga : Polisi Tangkap Provokator Tawuran di Jakpus, Bawa Kunci T dan Gunakan Narkoba

3. Balas Dendam

Balas dendam menjadi alasan terjadinya tawuran antar pelajar pada Jumat (17/7/2020). Dua SMK di Depok mengadakan tawuran di salah satu flyover untuk balas dendam atas kekalahan mereka di tawuran sebelumnya. Akibat kejadian ini, seorang siswa SD berinisial RA (12) menjadi korban salah sasaran dalam tawuran tersebut. Ia sedang jajan di warung ketika kejadian ini terjadi.

Saat itu kebetulan RA tengah mengenakan celana seragam kakaknya yang bersekolah di salah satu SMK yang terlibat tawuran. Karena salah mengira, RE (18) membacok korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit dan menerima 12 jahitan. Pelaku kemudian melarikan diri ke bilangan Pasar Rebo sebelum berhasil diamankan polisi. Karena perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dan diancaman hukuman 12 tahun penjara.

4. Saling Ejek

Adanya tawuran pelajar di Koja, Jakarta Utara, mengakibatkan seorang pelajar berinisial I (13) tewas akibat dibacok. Sebuah sumber mengatakan bahwa awal mula tawuran ini terjadi karena aksi saling ejek di media sosial. Akibatnya, tawuran pecah di Jalan Perjuangan, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Senin (23/11/2020). Ketika bertemu, salah satu geng ternyata kalah jumlah dan memutuskan untuk melarikan diri.

Namun, geng lainnya tetap memutuskan untuk mengejar dan melemparkan potongan kayu yang kemudian mengenai kepala korban. Korban yang berhenti karena kesakitan langsung dibacok di tempat oleh dua orang pelaku berinisal D dan B. Korban dibacok di bagian punggung, pinggang kiri, dan telapak tangan. Kedua pelaku melarikan diri. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban meninggal dunia. Polisi telah menangkap kedua pelaku dan dijerat hukuman maksimal 15 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini