380 Masjid dan Musala Dapat Bantuan Operasional Terdampak Covid-19

Widya Michella, MNC Media · Kamis 14 Oktober 2021 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2486263 380-masjid-dan-musala-dapat-bantuan-operasional-terdampak-covid-19-4yjQSRxBJR.jpg Ilustrasi masjid (Foto: Unsplash)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) telah memilih 380 masjid dan musala sebagai penerima bantuan operasional masjid dan musala terdampak Covid-19 tahun anggaran 2021.

Bantuan tersebut dengan rincian Rp20 juta untuk tiap masjid, dan Rp10 juta untuk tiap musala dengan total anggaran sebesar Rp6,9 miliar.

"Jadi dari alokasi anggaran itu, ada 310 masjid dan 70 musala yang diseleksi dari 22.147 dokumen permohonan bantuan yang masuk ke Sistem Informasi Masjid (Simas) selama dua pekan dibuka pada beberapa waktu lalu,” kata Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga:  2 Rekan Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ditangkap

Sebanyak 380 masjid dan musala yang lolos mendapat bantuan itu, akan dihubungi oleh Kemenag setempat dan dilakukan verifikasi lapangan. Usai verifikasi lapangan selesai, maka seluruh dokumen akan dikumpulkan di Bimas Islam Pusat untuk diproses lebih lanjut.

“Normalnya jam kerja paling lambat dua minggu setelah berkas diterima, insyallah segera diproses pencairan bantuan ke rekening penerima bantuan,” jelasnya.

Plt Direktur Urais Binsyar Ismail Fahmi menyampaikan seleksi dilakukan dengan sangat ketat dan sistem gugur. Mengingat adanya keterbatasan anggaran yang disediakan Kemenag.

Pada proses seleksi, banyak ditemukan rekomendasi yang tidak menyertakan Kemenag setempat atau tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, seperti rekomendasi dari ormas dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Menara Masjid di Sukabumi Tersambar Petir

Kemudian, surat pernyataan kebenaran dokumen banyak yang tidak bermaterai, selain itu juga rekening masih atas nama pribadi.

“Kami berharap semoga bantuan operasional ini dapat digunakan takmir dan pengurus masjid/musala untuk memenuhi keperluan penerapan protokol kesehatan dan percepatan penanganan Covid-19," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini