Program-Program Unggulan untuk Kesejahteraan Papua Dilanjutkan

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 14 Oktober 2021 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2486262 program-program-unggulan-untuk-kesejahteraan-papua-dilanjutkan-6UWj9NiUuB.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin hari ini memimpin rapat koordinasi terpadu percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, di Kompleks Kantor Gubernur Papua Barat. Dalam Rakor kali ini, Maruf memastikan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan program-program unggulan untuk percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat pada Tahun Anggaran 2022.

Bahkan menurutnya, pada APBN 2022 pendanaan Rencana Aksi Inpres 9/2020 juga telah dianggarkan untuk mendukung tujuh fokus pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Di antaranya penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan usaha kecil dan menengah, peningkatan ketenagakerjaan, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)

"Selain itu, juga didukung pendanaan melalui Dana Otonomi Khusus Papua Tahun Anggaran 2022 yang berupa Specific Grant sebesar 1,25% dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI)," katanya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setwapres, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga : Begini Strategi Wapres Ma'ruf Tangani Kemiskinan Ekstrem di Papua Barat

Pada kesempatan itu Maruf juga mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan aturan turunan dari UU No/2/2021 tentang Otsus Papua. Dimana di dalam aturan teknis tersebut akan diatur kebijakan afirmasi percepatan pembangunan Papua.

"Penyusunan regulasi ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan, meningkatkan pelayanan publik, melindungi, dan memberi afirmasi, serta melindungi hak dasar OAP," ujarnya.

"Pemerintah telah berupaya mengakomodir aspirasi dari berbagai pihak, sehingga diharapkan norma yang disusun lebih kontekstual dengan Papua dan memprioritaskan sasaran pada OAP secara maksimal," imbuhnya.

Turut hadir dalam Rakor kali ini, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua Majelis Rakyat Papua Maxsi Nelson Ahoren, Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani, Ketua DPRD Provinsi Papua Barat Orgenes Wonggor, Bupati Tambraw Gabriel Asem, Bupati Maybrat Bernard Sagrim, Bupati Manokwari Selatan Markus Waran, Pjs. Bupati Teluk Wondama Eduard Nuaki, serta Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop.

Sementara, Wapres didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini