601.380 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Langsung Didistribusikan ke 8 Provinsi

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 14 Oktober 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2486255 601-380-dosis-vaksin-pfizer-tiba-di-indonesia-langsung-didistribusikan-ke-8-provinsi-ABfpqypVP9.jpg Vaksin Pfizer tiba di Indonesia (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya keras untuk pemerataan vaksinasi di seluruh Indonesia. Pada hari ini, Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-89 sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut, total vaksin pfizer yang sudah datang per 14 Oktober adalah 16,3 juta dosis.

“Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi,” ujar Usman dalam keterangan resminya, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga:  Kapolri Tegaskan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi Presiden Jokowi

Dia merinci, delapan provinsi yang dimaksud adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

“Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, setiap vaksin yang datang, harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Agar makin cepat masyarakat disuntik, makin terlindungi kita dari Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Usman menambahkan, pada hari yang sama, Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-90. Vaksin yang tiba merupakan AstraZeneca berjumlah 672.600 dosis. Dengan begitu, total vaksin yang tiba di tanah air dalam berbagai merek baik bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk berjumlah ini jadinya totalnya 282.490.700 dosis.

Baca Juga:  58,4 Juta Warga Indonesia Sudah Divaksinasi Covid-19 Lengkap

Menurut Usman, peningkatan capaian vaksinasi di daerah-daerah menjadi elemen penting untuk membangun herd immunity atau kekebalan kelompok di negeri ini. Untuk itu, percepatan dan perluasan program vaksinasi mutlak mesti dilakukan di semua daerah. Karenanya, lanjut Usman, dibutuhkan ketersediaan stok vaksin di daerah-daerah.

“Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” ujar Usman.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini