Indonesia Terima Bantuan 688.800 Vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Prancis

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 14 Oktober 2021 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 337 2485990 indonesia-terima-bantuan-688-800-vaksin-astrazeneca-dari-pemerintah-prancis-GOezejoS4c.jpg Munarman (Foto : Freepik)

JAKARTA - Indonesia kembali menerima sebanyak 688.800 dosis vaksin AstraZeneca. Kedatangan vaksin tahap ke-88 ini merupakan bantuan dari pemerintah Prancis melalui skema dose sharing COVAX Facility.

“Telah tiba 688.800 dosis vaksin AstraZeneca sebagai dose-sharing jalur Covax Facilities dari Pemerintah Prancis,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan resmi dari KPC PEN, Kamis (14/10/2021).

Dia menambahkan, dengan ketibaan vaksin tahap ke-5 ini, total dukungan vaksin Prancis yang telah diterima Indonesia berjumlah 3.852.340 dosis AstraZeneca. Jumlah melebihi komitmen awal yaitu tiga juta dosis yang disampaikan Presiden Prancis kepada Presiden Indonesia pada 4 Agustus 2021 yang lalu.

“Apresiasi mendalam atas bantuan dan dukungan dari Prancis. Solidaritas dan kerja sama yang kuat menjadi modal utama kita bersama mengatasi pandemi Covid-19," katanya.

Sebagai tambahan informasi, dengan kedatangan Rabu (13/10/2021) ini maka jumlah vaksin yang telah tiba di tanah air mencapai 281.216.720 dosis. Baik berupa vaksin jadi mau pun masih dalam bahan baku atau bulk.

Baca Juga : Terima Vaksinasi Pfizer MNC Peduli, Warga: Prosesnya Lancar Tidak Ada Kendala

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong, menambahkan pemerintah akan terus bekerja keras guna memenuhi kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia. Menurutnya, dengan penduduk yang besar upaya untuk melakukan akselerasi vaksinasi akan terus dilakukan. Percepatan vaksinasi tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat.

Usman juga menekankan, vaksin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk terus menurunkan angka penyebaran virus. “Oleh karena itu, ayo vaksinasi, dan terus patuhi protokol kesehatan,” kata Usman.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini